BEDANYA
SAKIT PERUT DAN KERACUNAN DI QURAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, MM
Perbedaan.
1)
Sakit perut biasa.
2)
Keracunan makanan
Dari
sisi medis dan Al-Qur’an.
Al-Qur’an
tak beri diagnosis medis.
1)
Tapi beri prinsip
a.
Jaga
Kesehatan
b.
Hindari makanan bahaya.
A. Sakit
perut biasa
Secara
medis.
1)
Sakit perut adalah gejala.
2)
Bukan satu penyakit.
Penyebab
sakit perut.
1)
maag atau asam lambung,
2)
masuk angin/kembung,
3)
sembelit,
4)
diare karena infeksi,
5)
terlalu banyak makan,
6)
intoleransi makanan,
7)
gangguan usus.
Gejala
sakit perut berupa
1)
Nyeri.
2)
Kembung.
3)
Mual.
4)
Perubahan BAB.
B. Keracunan
makanan
Keracunan
makanan
1)
Terjadi setelah konsumsi makanan atau
minuman.
2)
Mengandung bakteri, virus, parasit, atau
toksin.
Ciri keracunan:
1)
mual dan muntah,
2)
diare,
3)
kram perut,
4)
kadang demam,
5)
badan lemas,
a.
Setelah makan makanan
b.
Yang terkontaminasi.
C. Dalam Al-Qur'an
1)
Al-Qur'an ajarkan prinsip
a.
Halal.
b.
Tayyib.
2)
Tak hanya boleh secara hukum.
3)
Tapi juga
a.
Baik.
b.
Tak bahaya.
QS.
Al-Baqarah (2:168)
يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا
فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ
إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ
Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari
apa yang ada di bumi, dan jangan kamu mengikuti langkah setan; karena
sesungguhnya setan adalah musuh nyata bagimu.
Catatan.
1)
“Makanlah yang halal lagi baik (tayyib)
dari apa yang ada di bumi...”
QS.
Al-A'raf (7:31)
۞ يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ
كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ
الْمُسْرِفِينَ
Hai anak Adam, gunakan pakaianmu yang indah tiap (masuk) masjid,
makan dan minumlah, dan jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang berlebihan.
Catatan.
1)
“Makan dan minumlah, tapi jangan
berlebihan.”
Logikanya:
1)
Makanan sehat → tubuh dapat nutrisi →
kesehatan terjaga.
Tapi sebaliknya:
1)
Makanan tercemar/basi → mikroorganisme
atau toksin → gangguan pencernaan → sakit.
Prinsip
Qur'an:
1)
HALAL + TAYYIB + TIDAK BERLEBIHAN +
MENJAGA KEBERSIHAN → lebih aman bagi kesehatan.
Perbedaan
1)
Sakit perut:
a.
Banyak penyebabnya
b.
Belum tentu karena makanan beracun.
2)
Keracunan:
a.
Salah satu penyebab sakit perut.
b.
Terkait makanan/minuman
c.
Terkontaminasi
d.
Mengandung toksin.
1)
Semua keracunan makanan
2)
Dapat sebabkan sakit perut.
3)
Tapi tak semua sakit perut
4)
Berarti keracunan.
D. Bedanya
bakteri, virus, parasit, dan toksin
1.
Bakteri
1)
Bakteri adalah organisme hidup
mikroskopis.
2)
Sebagian bermanfaat.
3)
Sebagian dapat menyebabkan penyakit.
Contoh:
1)
Salmonella → diare, muntah, sakit perut.
2)
coli tertentu → diare.
3)
Vibrio cholerae → kolera.
Kunci:
1)
bakteri = makhluk hidup dapat berkembang
biak.
2.
Virus
1)
Virus lebih sederhana
2)
Tak bisa berkembang biak sendiri.
3)
Virus harus masuk ke sel makhluk hidup.
4)
Untuk memperbanyak diri.
Contoh:
1)
Norovirus → muntah dan diare.
2)
Rotavirus → diare, terutama pada anak.
3)
Hepatitis A → dapat menular melalui
makanan/minuman tercemar.
Kunci:
1)
Virus = agen infeksi memanfaatkan sel
tubuh untuk memperbanyak diri.
3.
Parasit
1)
Parasit organisme hidup pada atau di dalam
organisme lain.
2)
Mengambil keuntungan darinya.
Contoh:
1)
Giardia → diare dan gangguan pencernaan.
2)
Cacing tertentu → gangguan usus.
3)
Entamoeba histolytica → disentri amuba.
Kunci:
1)
parasit = organisme hidup bergantung pada
inangnya.
4.
Toksin
1)
Toksin berbeda dari tiga lainnya.
2)
Toksin adalah zat beracun.
3)
Bukan jenis organisme.
a.
Toksin dapat dihasilkan oleh organisme
tertentu.
b.
Misalnya bakteri.
Contoh:
1)
Toksin botulinum → dihasilkan Clostridium
botulinum.
2)
Toksin tertentu dari Staphylococcus aureus
→ sebabkan keracunan makanan.
Kunci:
1)
toksin = zat yang dapat meracuni tubuh.
Cara
mengingat
1)
Bakteri = makhluk hidup
2)
Virus = agen pakai sel tubuh
3)
Parasit = organisme menumpang pada inang
4)
Toksin = zat beracun
Contoh
1)
Orang konsumsi makanan tercemar bakteri.
2)
Bakterinya atau toksin yang dihasilkan.
3)
Menyebabkan muntah, diare, dan sakit
perut.
Dalam Al-Qur'an.
1)
Terkait konsep tayyib (baik/layak
dikonsumsi)
2)
Larangan bahayakan diri.
a.
Jaga kebersihan makanan, penyimpanan, dan
memasak dengan benar.
b.
Bentuk ikhtiar jaga amanah tubuh.
E. Artinya
Organisme
Organisme
1)
Makhluk hidup
2)
Dapat jalankan fungsi kehidupan.
Contoh
1)
Manusia → organisme
2)
Hewan → organisme
3)
Tumbuhan → organisme
4)
Bakteri → organisme
5)
Cacing/parasit → organisme
a.
Virus sering disebut agen infeksi.
b.
Bukan organisme seluler.
c.
Virus tak punya struktur sel
d.
Tak bisa kembang biak sendiri
e.
Di luar sel inang.
Sederhananya:
1)
Organisme = sesuatu yang hidup dan punya
sistem kehidupan.
Dalam
logika:
1)
Organisme → hidup → butuh energi →
tumbuh/berkembang atau bereplikasi → berinteraksi dengan lingkungan.
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR
M Hatta.
2)
Tafsirq.com
3)
ChatGPT.
0 comments:
Post a Comment