MENURUT ILMUWAN ARAB DULU
BANYAK SUNGAI DAN RUMPUT
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, M.M
RASULULLAH adalah sosok paling penting dalam Islam.
Rasulullah dikenal sebagai
orang yang selalu benar.
Dan memang pernyataan Rssulullah
pasti benar.
Rasulullah
bersabda,
“Hari
Kiamat tidak akan terjadi sampai dataran Arab kembali penuh rumput
dan sungai.”
Para
ilmuwan menyimpulkan bahwa zona Jazirah
Arab pernah berupa padang rumput dan banyak sungai.
Rasulullah bersabda,
“Hari kiamat tak akan
terjadi, sebelum kekayaan melimpah sehingga banyak manusia ingin berzakat, tapi
tak ada orang yang mau menerimanya.
Dan tanah Arab menjadi
padang rumput dan sungai.”
Hadis ini adalah keajaiban
ilmiah.
Yang menjelaskan fakta universal
dan baru ditemukan beberapa waktu terakhir.
Menurut para ilmuwan, bumi
melewati sejarah panjang dengan iklim siklus bertahap atau mendadak.
Beberapa abad lalu bumi
melewati periode glasial yang menutupi tanah dari kutub (atau keduanya) ke
katulistiwa.
Glasial adalah periode
saat suhu turun dalam jangka waktu lama dalam iklim bumi.
Menyebabkan peningkatan
wilayah es di kawasan gunung dan gletser gunung.
Pasang surut es terjadi
dalam siklus sama.
Para ilmwan mengembangkan
teori siklus glasial.
Teori ini berdasar hipotesis
radiasi matahari turun secara periodik.
Karena perubahan bentuk
orbit bumi mengelilingi matahari.
Dan variasi tingkat
kemiringan sumbunya.
Juga terjadinya relokasi
benua antara daerah dengan iklim berbeda karena pergerakan lempeng litosfir.
Selama periode glasial
terjadi di darat, wilayah dekat lintang lebih tinggi berubah menjadi gurun es.
Tanaman mati dan hewan
melarikan diri.
Sedangkan daerah di sabuk
gurun, dari Mauritania barat hingga Asia Tengah di timur, berubah menjadi curah
hujan tinggi.
Menurut para ahli, Arab
mengalami 7 periode hujan dalam 30.000 terakhir.
Dengan 8 periode kering di
antaranya.
Saat ini, Arab masuk
periode hujan ke-8.
Selama musim hujan, Arab
ditutupi padang rumput hijau dan mengalir sungai-sungai.
Daerah cekungan berubah
menjadi danau.
Tanah yang semula gersang,
berubah banyak kehidupan dan makhluk.
Persis seperti yang
digambarkan oleh Rasulullah.
Allah berfirman,”Dan dari
air kami jadikan segala sesuatu yang hidup.”
Al-Quran surah Al-Anbiya
(surah ke-21) ayat 30.
أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ
وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ
شَيْءٍ حَيٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ
Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi itu keduanya dahulu
adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tidak juga beriman?
Fakta
ini ditampilkan dalam foto-foto Semenanjung Arab dari badan
antariksa Amerika NASA yang diambil melalui satelit.
Dalam
foto-foto ini tampak aliran sungai dan danau yang telah terkubur di bawah tanah
ribuan tahun lalu.
Para
ilmuwan mengatakan bahwa daerah Al-Rub`u Al-Khaliy dan Teluk Arab pernah
seperti Eropa.
Dipenuhi
dengan sungai, hutan, dan danau.
Menurut
para ahli, Jazirah Aarb suatu saat akan kembali penuh danau, sungai,
dan tanaman.
Daftar
Pustaka
1. Naik, Zakir. Miracles of
Al-Quran and Sunnah. Penerbut Aqwam, Jakarta. 2016.
0 comments:
Post a Comment