DATA
NEGARA DIRETAS MENTERI TIM SUKSES
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.
Presiden Jokowi kena 'sentil'.
Sebab Pusat Data Nasional diretas.
Kemenkominfo harus
dipimpin orang kompeten.
Menteri Komunikasi dan Informatika.
Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo).
Relawan terbesar.
Pendukung Jokowi .
Sejak 2014.
Pengamat keamanan siber Vaksin.com.
Alfons Tanujaya katakan.
1)
Kementerian Komunikasi dan Informatika
(Kemenkominfo).
2)
Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN).
Mestinya dipimpin sosok kompeten.
Menurut Alfons.
Kasus peretasan atau serangan siber.
Pada Pusat Data Nasional (PDN).
Bukti buruknya manajemen digital.
Sebab dipimpin orang tak kompeten.
“Posisi penting apalagi digital.
Harus diisi orang kompeten,” ujar
Alfons .
Selasa (25/6/2024).
Alfons berpandangan.
Pemerintah belum jadikan.
1)
Kemenkominfo.
2)
BSSN.
Jadi instansi penting.
Proses digitalisasi dunia siber.
Ia sebut.
Menteri dan Kepala instansi.
Tak profesional teknologi informasi.
Terkait keamanan siber.
“Kalau Indonesia.
Jabatan balas budi dukungan politik.
Salah satu masalah.
Kacau manajemen digital,” kata Alfons.
PDN alami gangguan.
Kamis (20/6/2024).
Kepala BSSN.
Hinsa Siburian katakan.
Serangan siber ransomware.
Pada server PDN Surabaya.
Nama brain cipher ransomware,” ujar
Hinsa.
Senin (24/6/2024).
Menurut Hinsa.
Brain cipher ransomware.
Ransomware jenis terbaru.
Dalam serangan siber.
Serangan infeksi server PDN.
Dan enkripsi data.
Peretas minta tebusan.
sebesar 8 juta dollar AS.
Kepada pemerintah.
Agar data pulih.
(Sumber tribun)
0 comments:
Post a Comment