Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Showing posts with label KENAPA SESAMA MUKMIN PERANG. Show all posts
Showing posts with label KENAPA SESAMA MUKMIN PERANG. Show all posts

Monday, August 31, 2026

60085. KENAPA SESAMA MUKMIN BERPERANG



KENAPA SESAMA MUKMIN BERPERANG DI QURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Kenapa sesama orang mukmin

Bisa saling berperang?

 

Jawaban.

 

1)        Al-Qur’an bahas perang atau konflik.

2)        Antara 2 kelompok orang mukmin.

 

3)        Tapi kondisi itu

 

a.        TAK normal

a.        BUKAN tujuan umat Islam.

 

 

A.       QS. Al-Hujurat (49:9)

 

وَإِنْ طَائِفَتَانِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ اقْتَتَلُوا فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا ۖ فَإِنْ بَغَتْ إِحْدَاهُمَا عَلَى الْأُخْرَىٰ فَقَاتِلُوا الَّتِي تَبْغِي حَتَّىٰ تَفِيءَ إِلَىٰ أَمْرِ اللَّهِ ۚ فَإِنْ فَاءَتْ فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا بِالْعَدْلِ وَأَقْسِطُوا ۖ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ 

 

Dan jika ada 2 golongan dari orang beriman berperang hendaklah kamu damaikan keduanya! Tapi kalau yang satu melanggar perjanjian terhadap yang lain, hendaklah yang melanggar perjanjian kamu perangi sampai surut kembali pada perintah Allah. Kalau dia telah surut, damaikan keduanya menurut keadilan, dan hendaklah kamu berlaku adil; sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.

 

Catatan.

 

1)        Jika 2 kelompok orang mukmin berperang.

 

2)        Maka orang-orang beriman diperintahkan untuk mendamaikan.

 

“Dan jika ada 2 golongan orang mukmin berperang, maka damaikan keduanya...”

 

1)        Menariknya.

 

a.        Al-Qur’an tetap sebut keduanya “orang-orang mukmin”.

 

b.        Meskipun mereka berperang.

 

2)        Artinya.

Orang beriman masih bisa:

 

a.        Salah.

b.        Konflik.

c.        Perang.

 

 

B.       Mengapa bisa terjadi?

Orang mukmin perang melawan mukmin?

 

Jawaban.

 

Al-Qur’an sebut manusia punya:

 

1)        kepentingan,

2)        emosi,

 

3)        salah paham,

4)        perselisihan,

 

5)        cenderung zalim.

 

a.        Orang beriman

b.        Tak otomatis bebas dari konflik.

 

Contohnya

 

1)        Dalam keluarga Muslim.

 

a.        Mereka bertengkar

b.        Karena masalah warisan.

 

2)        Keduanya tetap Muslim.

3)        Tapi dapat berbuat zalim.

 

C.       Bagaimana Solusi Al-Qur’an?

 

Jawaban.

 

Urutan sangat menarik:

Yaitu:

 

1)        Damaikan.

2)        Jika salah satu berbuat zalim, maka hentikan.

 

3)        Setelah berhenti, maka damaikan lagi  dengan adil.

 

Penjelasan.

 

1.        Pertama:

Damaikan.

 

1)                “Maka damaikan keduanya.”

(QS. Al-Hujurat 49:9)

 

2.        Kedua:

Jika salah satu melampaui batas, maka hentikan pihak yang zalim.

 

3.        Ketiga:

Setelah berhenti, maka damaikan kembali dengan adil.

 

Jadi prinsipnya:

 

1)                Konflik → mediasi → hentikan kezaliman → damai → keadilan.

 

D.       Apakah perang sesama Muslim.

Membuat mereka otomatis kafir?

 

Jawaban : Tidak.

 

1)        Pelajaran penting.

 QS. Al-Hujurat 49:9.

 

2)        Allah sebut pihak yang berperang

3)        Sebagai “2 golongan orang mukmin”.

 

E.       Berbuat dosa ≠ otomatis kafir.

 

1)        Berbuat dosa tak otomatis jadi kafir.

 

2)        Orang beriman bisa berbuat

 

a.        Dosa.

b.        Zalim

 

3)        Tapi tetap punya status beriman.

 

4)        Meskipun perbuatannya

 

a.        Salah.

b.        Harus dihentikan.

 

F.        Contoh

 

1)        Ada 2 kelompok Muslim

 

2)        Beda pendapat soal:

 

a.        politik,

b.        organisasi,

 

c.        masjid,

d.        kepemimpinan,

 

e.        masalah sosial,

f.  soal khilafiah.

 

1)        Jika berubah jadi kekerasan.

2)        Prinsip Al-Qur’an

 

BUKAN:

1)        “Karena berbeda, mereka pasti kafir.”

 

Tetapi:

1)        “Damaikan keduanya.”

 

Kesimpulan

 

1)        Al-Qur’an realistis sifat manusia.

 

2)        Orang mukmin bisa konflik.

 

3)        Karena manusia lemah.

 

4)        Tapi Al-Qur’an tak benarkan.

5)        Konflik itu dibiarkan.

 

Prinsipnya sangat kuat:

 

1)        Mukmin bisa salah

2)        Jangan langsung dikafirkan

 

3)        Damaikan

4)        Hentikan kezaliman

5)        Tegakkan keadilan.

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) 
Tafsirq.com
3) ChatGPT.