Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Showing posts with label RINGKASAN SURAH 23 ALMUKMINUN. Show all posts
Showing posts with label RINGKASAN SURAH 23 ALMUKMINUN. Show all posts

Friday, June 12, 2026

55707. RINGKASAN SURAH 23 ALMUKMINUN

 






RINGKASAN SURAH KE-23 AL-MUKMINUN 118 AYAT

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

Al-Quran berisi 114 surah

Surah Al-Mukminun (ke-23)

 

Artinya “orang orang beriman”.

Berisi 118 ayat.

 

Tema utama:

 

1)        Ciri-ciri orang beriman.

2)        Penciptaan manusia.

 

3)        Kisah para Nabi.

4)        Bukti kekuasaan Allah.

5)        Hari kebangkitan dan pembalasan.

 

Ringkasan

 

Ayat 1–11: Ciri-ciri Orang Beriman

 

1.        Orang beriman pasti beruntung.

2.        Mereka khusyuk dalam salat.

 

3.        Menjauhi perkataan dan perbuatan sia-sia.

4.        Menunaikan zakat.

 

5.        Menjaga kehormatan diri.

6.        Kecuali kepada pasangan yang halal.

 

7.        Mencari selain itu adalah melampaui batas.

8.        Menjaga amanah dan janji.

 

9.        Memelihara salat dengan baik.

10.   Mereka adalah pewaris surga.

 

11.   Mereka mewarisi Surga Firdaus dan kekal di dalamnya.

 

Ayat 12–16: Penciptaan Manusia

 

12.   Manusia diciptakan dari sari pati tanah.

13.   Kemudian menjadi air mani di rahim.

 

14.   Berkembang menjadi segumpal darah, daging, lalu tulang dan tubuh sempurna.

15.   Setelah itu manusia akan mati.

 

16.   Kemudian dibangkitkan pada Hari Kiamat.

 

Ayat 17–22: Nikmat Allah di Alam

 

17.   Allah menciptakan tujuh langit.

18.   Menurunkan air hujan dengan ukuran yang tepat.

 

19.   Air itu menumbuhkan kebun-kebun dan tanaman.

20.   Pohon zaitun menjadi sumber makanan dan minyak.

 

21.   Ternak memberi banyak manfaat.

22.   Manusia diangkut dengan hewan dan kapal.

 

Ayat 23–30: Kisah Nabi Nuh

 

23.   Nuh diutus kepada kaumnya.

24.   Kaumnya menolak karena menganggap Nuh manusia biasa.

 

25.   Mereka menuduh Nuh gila.

26.   Nuh memohon pertolongan Allah.

 

27.   Allah memerintahkan membuat bahtera.

28.   Nuh dan pengikutnya diselamatkan.

 

29.   Mereka diperintahkan bersyukur.

30.   Kisah ini menjadi pelajaran bagi manusia.

 

Ayat 31–41: Kaum Setelah Nuh

 

31.   Allah mengutus rasul kepada generasi berikutnya.

32.   Rasul mengajak menyembah Allah saja.

 

33.   Para pemimpin kafir menolak.

34.   Mereka menganggap rasul hanya manusia biasa.

 

35.   Mereka mengingkari kebangkitan.

36.   Ancaman rasul dianggap dusta.

 

37.   Mereka hanya percaya kehidupan dunia.

38.   Rasul dituduh mengada-ada.

 

39.   Rasul memohon pertolongan Allah.

40.   Allah menjanjikan azab.

 

41.   Mereka dibinasakan dengan suara dahsyat.

 

Ayat 42–44: Umat-Umat yang Dibinasakan

 

42.           Generasi lain muncul sesudah mereka.

43.           Tiap umat memiliki waktu yang ditetapkan.

 

44.           Para rasul datang silih berganti.

45.           Umat yang mendustakan dibinasakan.

 

Ayat 45–50: Musa, Harun, dan Isa

 

45.   Musa dan Harun diutus dengan mukjizat.

46.   Fir'aun dan kaumnya menyombongkan diri.

 

47.   Mereka menolak mengikuti manusia seperti mereka.

48.   Mereka mendustakan keduanya lalu binasa.

 

49.   Musa diberi kitab sebagai petunjuk.

50.   Isa dan Maryam menjadi tanda kebesaran Allah.

 

Ayat 51–56: Perintah kepada Para Rasul

 

51.   Rasul diperintah makan yang halal dan beramal saleh.

52.   Agama para nabi adalah satu.

 

53.   Manusia kemudian berpecah-belah.

54.   Orang kafir dibiarkan dalam kesesatannya sementara.

 

55.   Harta dan anak bukan tanda kemuliaan.

56.   Itu bisa menjadi ujian bagi mereka.

 

Ayat 57–61: Sifat Orang Bertakwa

 

57.   Mereka takut kepada Allah.

58.   Beriman kepada ayat-ayat-Nya.

 

59.   Tidak menyekutukan Allah.

60.   Beramal sambil takut amalnya tidak diterima.

 

61.   Mereka berlomba dalam kebaikan.

 

Ayat 62–77: Keadilan Allah dan Sikap Orang Kafir

 

62.   Allah tidak membebani melebihi kemampuan.

63.   Orang kafir lalai dari kebenaran.

 

64.   Saat azab datang mereka baru memohon.

65.   Permohonan itu tidak berguna.

 

66.   Mereka dahulu mendustakan ayat Allah.

67.   Mereka sombong terhadap Al-Qur'an.

 

68.   Mereka tidak mau merenungkan wahyu.

69.   Mereka mengenal Nabi tetapi tetap menolak.

 

70.   Mereka menuduh Nabi gila.

71.   Jika kebenaran mengikuti hawa nafsu, alam akan rusak.

 

72.   Nabi tidak meminta imbalan.

73.   Nabi mengajak ke jalan yang lurus.

 

74.   Orang yang tidak beriman menyimpang dari jalan itu.

75.   Jika diberi rahmat pun mereka tetap keras kepala.

 

76.   Azab dunia tidak membuat mereka sadar.

77.   Saat azab besar datang mereka putus asa.

 

Ayat 78–80: Bukti Kekuasaan Allah

 

78.   Allah memberi pendengaran, penglihatan, dan hati.

 

79.   Allah menyebarkan manusia di bumi.

80.   Allah menghidupkan dan mematikan.

 

Ayat 81–90: Bantahan terhadap Pengingkar Kebangkitan

 

81.   Mereka mengulangi penolakan umat terdahulu.

82.   Mereka meragukan kebangkitan setelah mati.

 

83.   Mereka menganggapnya dongeng lama.

84.   Allah bertanya siapa pemilik bumi.

 

85.   Mereka mengakui Allah.

86.   Allah bertanya siapa Tuhan langit.

 

87.   Mereka mengakui Allah.

88.   Allah bertanya siapa penguasa segala sesuatu.

 

89.   Mereka mengakui Allah.

90.   Namun mereka tetap berpaling dari kebenaran.

 

Ayat 91–92: Keesaan Allah

 

91.   Allah tidak mempunyai anak dan sekutu.

92.   Allah mengetahui yang gaib dan yang nyata.

 

Ayat 93–98: Doa Perlindungan

 

93.   Nabi berdoa agar tidak melihat azab umatnya.

94.   Memohon perlindungan jika azab datang.

 

95.   Allah mampu menurunkan azab kapan saja.

96.   Balaslah keburukan dengan kebaikan.

 

97.   Mohon perlindungan dari godaan setan.

98.   Mohon agar setan tidak mendekat.

 

Ayat 99–100: Penyesalan Setelah Mati

 

99.   Saat kematian datang orang kafir ingin kembali ke dunia.

 

100.             Namun itu mustahil sampai hari kebangkitan.

 

Ayat 101–115: Hari Kiamat

 

101.             Hubungan keluarga tidak berguna saat kiamat.

102.             Yang berat timbangan amalnya beruntung.

 

103.             Yang ringan timbangan amalnya rugi.

104.             Wajah mereka dibakar api neraka.

 

105.             Mereka didustakan karena menolak ayat Allah.

106.             Mereka mengakui kesalahan.

 

107.             Mereka meminta keluar dari neraka.

108.             Allah menolak permintaan mereka.

 

109.             Dahulu orang beriman berdoa kepada Allah.

110.             Orang kafir mengejek mereka.

 

111.             Orang beriman mendapat kemenangan.

112.             Allah bertanya berapa lama mereka hidup di dunia.

 

113.             Mereka menjawab hanya sebentar.

114.             Mereka menyadari dunia sangat singkat.

 

115.             Allah tidak menciptakan manusia sia-sia.

 

Ayat 116–118: Penutup Surah

 

116.             Allah adalah Raja Yang Maha Benar.

117.             Menyekutukan Allah tidak memiliki bukti.

 

118.             Nabi diperintahkan memohon ampun dan rahmat Allah.

 

 

Tema utama

Surah Al-Mukminun:

 

1)        Keberuntungan orang beriman.

2)        Bukti kekuasaan Allah dalam penciptaan.

 

3)        Kisah para nabi.

4)        Kepastian kebangkitan.

 

5)        Kemenangan akhir bagi orang yang beriman serta beramal saleh.

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT