KENAPA
DISEBUT SAHABAT BUKAN MURID DAN SANTRI
Oleh:
Drs H M Yusron Hadi, MM
1)
Egaliter
Bersifat sama dan sederajat.
2)
Orang memeluk lslam
3)
Zaman Rasulullah masih hidup.
4)
Disebut
a.
Para sahabat.
b.
Bukan para murid.
c.
Bukan para santri.
Sahabat
1)
Artinya sebagai mitra.
2)
Bukan sebagai anak buah.
Sahabat
Nabi
1)
Orang mengenal Nabi.
2)
Melihat langsung Nabi Muhammad.
3)
Membantu perjuangan Rasulullah.
4)
Wafat dalam keadaan Muslim.
Menurut
Al-Quran.
1)
Allah menciptakan manusia
a.
Bersuku-suku.
b.
Berbangsa-bangsa.
2)
Agar saling mengenal.
3)
Manusia terbaik
Yang paling bertakwa.
QS Al-Hujurat
(49:13)
يَا أَيُّهَا
النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ
لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ
خَبِيرٌ
Hai
manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang
perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu
saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi
Allah ialah orang yang paling takwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi
Maha Mengenal.
Egaliter
1)
Semua manusia punya martabat sama di
hadapan Allah.
2)
Yang membedakan
Bukan
a.
Suku.
b.
Jabatan.
c.
Kekayaan.
d.
Dekat dengan Nabi.
3)
Tapi
a.
Iman.
b.
Takwa.
c.
Amal saleh.
Nabi Muhammad
1)
Bangun hubungan akrab
2)
Dengan para pengikutnya.
a.
Mereka disebut para sahabat
b.
Bukan murid
c.
Bukan santri.
Kata "sahabat"
Artinya:
1)
Teman hidup Bersama.
2)
Menemani.
3)
Belajar.
4)
Berjuang.
5)
Saling menolong.
Istilah "murid" dan
"santri"
1)
Bukan dari Al-Qur'an
2)
Untuk pengikut Nabi Muhammad.
3)
Tapi tradisi pendidikan Islam.
4)
Zaman sekarang.
Bukti Nabi Muhammad egaliter
Yaitu:
1)
QS. Al-Hujurat (49:13)
Semua sama di depan Allah
2)
Nabi musyawarah dengan para sahabat
3)
Orang-orang duduk bersama Nabi
4)
Nabi duduk Bersama orang miskin.
5)
Nabi terima pendapat sahabat
6)
Nabi gali parit Bersama.
7)
Nabi tak membuat jarak.
8)
Nabi hormati semua orang
Penjelasan.
1.
Semua manusia sama di depan Allah
QS. Al-Hujurat (49:13)
"Sesungguhnya yang paling mulia
di antara kamu di sisi Allah ialah yang paling bertakwa."
Artinya
1)
Mulia tak ditentukan status social.
2)
Tapi oleh takwanya.
2.
Nabi musyawarah para sahabat
QS. Ali Imran (3:159)
"...Dan bermusyawarah dengan
mereka dalam urusan itu..."
1)
Jika Nabi otoriter.
2)
Maka tak diperintah musyawarah.
3)
Musyawarah
Hargai pendapat orang lain.
3.
Orang-orang yang bersama Nabi
(QS. Al-Fath: 29)
"Muhammad adalah utusan Allah,
dan orang bersamanya bersikap tegas pada orang kafir dan kasih sayang sesama
mereka..."
1)
Ayat ini gambarkan
2)
Nabi dekat orang hidup bersama.
Contoh Sikap Egaliter Nabi
1.
Duduk bersama orang miskin
1)
Nabi duduk dengan orang kaya dan miskin.
2)
Tak membedakan.
2.
Menerima pendapat sahabat
1)
Pada Perang Badar.
a.
Nabi terima usul Hubab bin Mundzir.
b.
Soal lokasi pasukan.
3.
Menggali parit Bersama
1)
Saat Perang Khandaq.
a.
Nabi terima usul buat parit
b.
Nabi gali parit bersama sahabat.
c.
Tak hanya beri perintah.
4.
Ikut bekerja
1)
Nabi bantu kerja rumah tangga.
2)
Tak merasa lebih tinggi
5.
Tidak membuat jarak
1)
Orang baru datang.
2)
Tak tahu mana Nabi
3)
Duduk bersama sahabat
4)
Tanpa singgasana khusus.
6.
Menghormati semua kalangan
1)
Nabi hormati semua orang.
2)
Hormati anak, perempuan, orang tua,
budak merdekakan, dan orang miskin.
Mengapa Disebut Sahabat?
Jawaban.
1)
Tak hanya hubungan guru murid.
2)
Tapi juga:
- Ibadah Bersama.
- Dakwah Bersama
- Musyawarah Bersama
- Hadapi kesulitan
bersama,
- Bersama bangun masyarakat.
Para sahabat.
Langsung lihat teladan hidup Nabi.
Logika Modern
Dalam zaman modern.
Pemimpin baik
Tak hanya memerintah.
Tapi juga:
1)
mau mendengar,
2)
mau dialog,
3)
mau bekerja sama,
4)
hargai tiap orang,
5)
terima kritik membangun.
Model pemimpin ini.
a.
Disebut pemimpin partisipatif.
b.
Pemimpin melayani
Banyak Contoh
1)
Guru
Diskusi dengan siswa.
Tak hanya ceramah.
2)
Orang tua
Ajak anak musyawarah pilih sekolah.
3)
Ketua RT
Mendengar usulan warga.
4)
Direktur perusahaan
Menerima ide karyawan.
5)
Kepala sekolah
Berdialog dengan guru.
6)
Pemimpin negara
Dengar aspirasi rakyat.
7)
Imam masjid
Ramah pada jamaah.
8)
Dokter
Sabar dengar keluhan pasien.
9)
Pelatih olahraga
Berlatih bersama tim.
10) Ketua panitia
Angkat kursi saat ada kegiatan.
Pelajaran
1)
Jangan merasa paling hebat.
2)
Hormati semua orang.
3)
Utamakan musyawarah.
4)
Bersedia menerima pendapat yang benar
meskipun datang dari bawahan.
5)
Jadi pemimpin beri teladan.
6)
Ukuran mulia adalah takwa dan akhlak,
bukan jabatan atau kekayaan.
7)
Belajar agama lahirkan persaudaraan, tak
rasa lebih tinggi dari.
Nabi Muhammad
Teladan pemimpin egaliter.
Bagi para pengikutnya.
1)
Pengkut nabi disebut sahabat
2)
Sahabat hidup, belajar, berjuang, dan
musyawarah bersama Nabi.
A.
Kenapa disebut sahabat Nabi
Bukan murid atau santri
1.
Arti sahabat
1)
Dalam bahasa Arab.
a.
Kata Saḥābah (الصحابة)
b.
Dari kata ṣaḥiba (صَحِبَ)
c.
Berarti: menemani, menyertai, atau
hidup bersama.
Sahabat Nabi
Orang yang:
1)
Beriman pada Nabi Muhammad.
2)
Pernah bertemu dengan Nabi.
3)
Meninggal dalam keadaan Islam.
4)
Tak harus belajar formal pada Nabi.
2.
Mengapa bukan murid?
1)
Kata “murid”.
2)
Berarti “orang belajar pada guru”.
3)
Banyak sahabat belajar pada Nabi.
4)
Tak semua sahabat belajar intensif.
Contoh:
1)
Ada yang baru bertemu Nabi beberapa
hari lalu masuk Islam.
2)
Ada yang ikut berperang bersama Nabi.
3)
Ada yang membantu urusan masyarakat.
4)
Ada yang jadi pedagang, petani, atau
pemimpin.
a.
Hubungan tak hanya jadipelajar.
b.
Istilah "murid" terlalu sempit.
3.
Mengapa bukan santri?
1)
Istilah “santri”
2)
Bukan dari Al-Qur'an atau hadis.
3)
Kata ini berkembang di Nusantara.
4)
Sebut orang belajar agama di
pesantren.
Pada zaman Nabi:
1)
Belum ada sistem pesantren seperti
sekarang.
2)
Yang ada majelis ilmu di masjid,
rumah, atau tempat pertemuan.
3)
Maka istilah "santri Nabi"
4)
Tak dipakai dalam sejarah Islam.
4.
Hubungan Nabi dengan para sahabat
sangat luas
Nabi Muhammad
Tak hanya guru.
Tapi juga:
1)
Rasul sampaikan wahyu.
2)
Pemimpin negara.
3)
Panglima perang.
4)
Hakim.
5)
Kepala keluarga.
6)
Pembimbing akhlak.
Kesimpulan
Disebut sahabat Nabi
Sebab punya hubungan luas.
Tak sekadar murid.
Para sahabat:
1)
beriman kepada Nabi,
2)
hidup dan interaksi bersama,
3)
belajar dari Nabi,
4)
bantu perjuangan,
5)
jaga dan sebarkan Islam setelah Nabi
wafat.
Maka istilah "sahabat Nabi"
1)
Lebih tepat
2)
Dipakai sejak generasi awal Islam.
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata
DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT

0 comments:
Post a Comment