CARA
TERBAIK MENILAI ORANG LAIN DI QURAN
Menurut
Al-Qur'an.
1)
Menilai orang lain.
2)
Boleh dilakukan, jika perlu.
Misalnya
untuk memilih:
1)
Teman.
2)
Guru.
3)
Pemimpin.
4)
Saksi.
Cara menilai.
1)
Harus adil.
2)
Berdasar bukti.
3)
Tak klaim tahu isi hati.
4)
Hanya Allah tahu hati manusia.
Pedoman
menilai orang lain
Menurut
Al-Qur'an dan logika.
Yaitu:
1)
Menilai dari perbuatan, bukan dugaan
2)
Tak mudah prasangka buruk
3)
Periksa kebenaran info
4)
Berlaku adil, meskipun tak suka
5)
Lihat kebiasaan, bukan 1 kejadian
6)
Bedakan kesalahan dengan pelakunya
7)
Nilai amanah dan kejujuran
8)
Tak menilai dari penampilan saja
9)
Pakai nilai untuk kebaikan, tak merendahkan
10) Ingat
hanya Allah yang tahu isi hati
Penjelasan.
A. Menilai
dari perbuatan, bukan dugaan
1)
Al-Qur'an ajarkan.
2)
Manusia tanggung jawab atas amalnya.
3)
QS.
Az-Zalzalah (99:7-8).
Temukan lebih banyak
Literatur Islam
Jasa Penerjemah Tafsir
Buku Tafsir Surah
فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ
خَيْرًا يَرَهُ
7. Barangsiapa mengerjakan
kebaikan seberat zarah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.
وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ
شَرًّا يَرَهُ
8. Dan barangsiapa mengerjakan
kejahatan sebesar zarah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.
Logikanya:
1)
Perbuatan
Dapat diamati.
2)
Tapi isi hati
Tak bisa dilihat.
Contoh:
1)
Orang selalu tepat janji.
Cenderung dapat dipercaya.
2)
Orang sering bohong.
Perlu diwaspadai.
B. Tak mudah
prasangka buruk
1)
QS. Al-Hujurat: 12
2)
melarang banyak prasangka.
Logikanya:
1)
Prasangka sering keliru.
2)
Jika tak didukung fakta.
Contoh:
1)
Tetangga tidak menyapa
Belum
tentu sombong.
2)
Murid terlambat
Belum
tentu malas.
C. Periksa
kebenaran informasi
1)
QS. Al-Hujurat: 6
a.
Perintah cek berita.
b.
Sebelum percaya.
Logikanya:
1)
Keputusan yang baik
2)
Perlu info yang benar.
Contoh:
1)
Tak langsung percaya gosip.
2)
Cari penjelasan semua pihak.
3)
Jika terjadi perselisihan.
D. Berlaku
adil, meskipun tidak suka
1)
QS. Al-Ma'idah: 8
2)
Perintah berlaku adil.
Logikanya:
1)
Rasa suka atau benci
2)
Memengaruhi penilaian.
Contoh:
1)
Akui kebaikan orang
Meskipun beda pendapat.
2)
Tak tutupi salah teman sendiri.
E. Lihat
kebiasaan, bukan satu kejadian
Logikanya:
1)
Satu kesalahan
2)
Tak cermin semua kepribadian.
Contoh:
1)
Pegawai terlambat sekali.
Belum tentu tak disiplin.
2)
Murid sekali gagal
Belum tentu bodoh.
F.
Bedakan kesalahan dengan pelakunya
1)
Orang bisa salah.
2)
Lalu bertobat serta berubah.
Contoh:
1)
Orang dahulu pemarah.
Bisa lebih sabar.
2)
Mantan penjahat bertobat.
Tak selalu akan ulangi perbuatannya.
G. Nilai
amanah dan kejujuran
1)
Al-Qur'an memuji orang menjaga amanah.
Contoh:
1)
Mengembalikan barang yang dipinjam.
2)
Jujur dalam berdagang.
3)
Menepati waktu dan janji.
H. Jangan
menilai dari penampilan saja
Logikanya:
1)
Penampilan tak selalu cermin akhlak.
Contoh:
1)
Orang pakaian sederhana
Bisa sangat dermawan.
2)
Orang pakaian rapi
Belum
tentu jujur.
I.
Gunakan penilaian untuk kebaikan, bukan
untuk merendahkan
1)
Tujuan menilai
2)
Ambil putusan bijaksana.
3)
Tak mencari kesalahan.
Contoh:
1)
Memilih guru kompeten.
2)
Memilih rekan usaha yang jujur.
J.
Hanya Allah tahu isi hati
1)
Manusia hanya dapat menilai
2)
Hal yang tampak.
Contoh:
1)
Kita katakan,
"Perbuatannya baik."
2)
Tak bisa pastikan,
"Niatnya pasti
buruk,"
3)
Niat urusan hati
4)
Hanya diketahui Allah.
Contoh
1)
Memilih teman:
Apakah ia jujur, menepati
janji, dan hormati orang lain.
2)
Memilih guru:
Lihat ilmu, akhlak, dan cara
mengajarnya.
3)
Memilih pemimpin:
Lihat kejujuran, kemampuan,
keadilan, dan tanggung jawabnya.
4)
Menilai pedagang:
Lihat kualitas barang, jujur timbangan,
dan pelayanan.
5)
Menilai anggota keluarga:
Tak hanya mengingat satu
kesalahan,
Tapi lihat seluruh sikapnya.
Kesimpulan
Pedoman
Al-Qur'an dan logika
Menilai
orang lain:
1)
Nilai berdasar fakta dan perbuatan,
2)
Hindari prasangka,
3)
Cek info lebih dahulu,
4)
Berlaku adil,
5)
Lhat kebiasaan keseluruhan,
6)
Hargai mungkin orang berubah lebih baik,
7)
Tak mengaku tahu isi hati.
8)
Yang tahu isi hati hanya Allah.
Dengan
pedoman ini.
1)
Penilaian lebih bijaksana.
2)
Adil.
3)
Bermanfaat bagi masyarakat.
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata
DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT

0 comments:
Post a Comment