KENAPA NEGARA MAYORITAS MUSLIM BANYAK KORUPSI
Oleh:
Drs H M Yusron Hadi, MM
Banyak orang bertanya,
1)
"Mengapa ada negara mayoritas
penduduknya Muslim
2)
Tapi tingkat korupsinya tinggi?"
Jawaban.
1)
Bukan Islam ajarkan untuk korupsi.
2)
Tapi ajaran lslam yang baik
3)
Tak dipraktikkan dengan baik
4)
Oleh umat manusia.
Allah jelaskan
Umat manusia bisa memilih.
1)
Kebaikan.
2)
Keburukan.
Kenapa negara mayoritas Muslim
Tapi banyak korupsi?
Jawaban.
1)
Ajaran Islam sempurna, tapi manusia
tak sempurna
2)
Korupsi timbul dari sifat tamak
3)
Iman di lisan tak sampai ke hati
4)
Jabatan adalah Amanah
5)
Lemahnya pengawasan
6)
Budaya lebih kuat daripada aturan
7)
Kurangnya rasa takut pada Allah
8)
Kekayaan bukan ukuran takwa
Penjelasan.
A.
Islam sempurna, tapi manusia tidak sempurna
1)
QS. Ar-Ra'd: 11)
"Sesungguhnya Allah tak mengubah
keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah diri ."
Artinya:
1)
Al-Qur'an beri petunjuk yang baik.
2)
Tapi manusia bisa memilih
a.
Taat .
b.
Melanggar.
Logikanya:
1)
Buku panduan mobil sangat baik.
2)
Tapi pengemudi melanggar aturan.
3)
Mobil bisa alami kecelakaan.
4)
Bukan salah bukunya
5)
Tapi salah pengemudinya.
Contoh:
1)
Ada dokter
Yang merokok.
2)
Ada guru
Yang tidak disiplin.
3)
Ada polisi
Yang melanggar hukum.
a.
Ilmu mereka benar.
b.
Tapi perilakunya bisa salah.
B.
Korupsi berasal dari sifat tamak
1)
Al-Qur'an ingatkan
a.
Agar manusia tak makan harta
b.
Secara batil.
1)
QS. Al-Baqarah: 188)
"Jangan kamu makan harta sesamamu
dengan jalan batil."
1)
Korupsi
Termasuk ambil harta bukan haknya.
Contoh:
1)
Kurangi dana bantuan.
2)
Mark-up proyek.
3)
Menerima suap.
4)
Gelapkan pajak.
5)
Pakai uang negara
6)
Untuk pribadi.
Semua melawan ajaran Al-Qur'an.
C.
Iman di lisan belum tentu sampai ke
hati
1)
Al-Qur'an jelaskan
a.
Tak semua orang
b.
Yang mengaku beriman.
c.
Punya kualitas iman sama.
QS. Al-Hujurat: 14
"Orang-orang Arab Badui berkata,
'Kami telah beriman.' Katakan, 'Kamu belum beriman, tapi katakan kami telah
tunduk.'"
Artinya:
1)
Orang mengaku Muslim
2)
Belum tentu jalankan nilai Islam
3)
Secara sungguh-sungguh.
Contoh:
1)
Rajin salat
Tapi masih terima suap.
2)
Rajin umrah
Tapi palsukan laporan.
3)
Pandai mengaji
Tapi menipu pelanggan.
D.
Jabatan amanah dari Allah
1)
QS. An-Nisa': 58)
"Sesungguhnya Allah menyuruh kamu
menyampaikan amanat pada yang berhak."
1)
Korupsi
Melnggar amanah.
Contoh:
1)
Kepala Desa
Ambil dana desa.
2)
Bendahara
a.
Pakai uang organisasi.
b.
Untuk pribadi
3)
Pegawai
a.
Beli barang untuk kantor
b.
Tapi naikkan harga
c.
Demi untung pribadi.
E.
Lemahnya pengawasan
1)
Secara logika.
Peluang korupsi tinggi
Jika :
1)
pengawasan lemah,
2)
hukuman tak tegas,
3)
transparansi rendah,
4)
budaya tutupi kesalahan.
a.
Hal itu.
b.
Bisa terjadi di negara mana pun.
c.
Mayoritas Muslim atau bukan.
Contoh:
1)
Proyek tanpa audit.
2)
Tender tak transparan.
3)
Nepotisme.
4)
Suap agar kasus dihentikan.
F.
Budaya lebih kuat daripada aturan
1)
Jika masyarakat anggap suap biasa.
2)
Maka korupsi terus berlangsung.
Misalnya:
1)
Beri uang
Agar urusan cepat,
2)
Beri hadiah pada pejabat
Agar dapat proyek,
3)
Pakai fasilitas kantor
Untuk pribadi.
a.
Kebiasaan kecil ini.
b.
Berkembang jadi korupsi besar.
G.
Tak takut pada Allah
1)
Al-Qur'an ingatkan
a.
Semua perbuatan
b.
Akan tanggung jawab.
QS. Az-Zalzalah: 7–8
1)
"Barangsiapa mengerjakan kebaikan
seberat zarah akan melihat balasannya.
2)
Barangsiapa mengerjakan kejahatan
seberat zarah akan melihat balasannya."
a.
Orang yakin tak ada manusia melihat
b.
Maka dia mungkin berani korupsi.
1)
Tapi jika sadar
2)
Allah Maha Mengetahui.
3)
Maka ia lebih berhati-hati.
H.
Kekayaan bukan ukuran takwa
1)
Ada anggapan
a.
Negara relijius
b.
Pasti bebas korupsi.
Al-Qur'an tak janji itu.
1)
Quran tekankan
2)
Tiap individu harus
a.
Beriman
b.
Beramal saleh.
Negara mayoritas Muslim.
1)
Bisa alami korupsi.
2)
Jika banyak individu
a.
Tak jujur
b.
Tak amanah.
Contoh
Bayangkan sebuah sekolah
Punya aturan sangat baik.
1)
Semua siswa
Menerima buku tata tertib.
2)
Guru jelaskan aturan
Setiap hari.
Tapi sebagian siswa
Tetap:
1)
Menyontek.
2)
Berkelahi.
3)
Mencuri.
Apakah salah bukunya?
Jawaban: Tidak.
1)
Yang salah
2)
Orang tak patuhi aturan.
Demikian pula.
Al-Qur'an ajarkan
1)
Jujur.
2)
Amanah.
Tapi manusia masih bebas.
1)
Memilih taat
2)
Melanggar.
Contoh
1)
Pegawai
Ambil uang kas kantor.
2)
Kontraktor
Kurangi kualitas bahan bangunan.
3)
Pedagang
Kurangi timbangan.
4)
Guru
Tipu laporan keuangan.
5)
Panitia kegiatan
Pakai dana untuk pribadi.
6)
Pejabat
Menerima suap.
7)
Warga
Menyuap agar cepat dilayani.
8)
Perusahaan
Hindari pajak ilegal.
Semua itu
1)
Tak jujur.
2)
Melawan ajaran Al-Qur'an.
Kesimpulan
Menurut Al-Qur'an dan logika:
1)
Islam ajarkan
a.
Jujur.
b.
Amanah.
c.
Adil.
2)
Terjadi korupsi.
Manusia melanggar ajaran itu.
3)
Mayoritas penduduk Islam.
Tak otomatis negara bebas korupsi.
4)
Untuk kurangi korupsi.
Diperlukan
a.
Iman dalam perilaku.
b.
Pendidikan karakter.
c.
Penegakan hukum adil.
d.
Transparansi.
e.
Budaya jujur sehari-hari.
Dengan kata lain.
Masalah utamanya
1)
Bukan ajaran Islam.
2)
Tapi ajaran benar diamalkan individu.
3)
Didukung sistem
a.
Adil.
b.
Akuntabel.
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata
DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT

0 comments:
Post a Comment