BERLAWANAN
MUSYAWARAH TAK IKUT MAYORITAS
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, MM
Apakah
Al-Qur'an bertentangan?
1)
Perintah musyawarah.
2)
Tak selalu ikuti mayoritas?
Jawaban
1)
Tak bertentangan.
2)
Yang dibahas 2 hal berbeda.
A. Al-Qur'an
perintah musyawarah
QS.
Ali 'Imran (3:159)
فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ
لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ
فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ ۖ فَإِذَا
عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ
159. Maka sebab rahmat dari Allah kamu berlaku lemah lembut
pada mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentu mereka
menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkan mereka, mohonkan ampun
bagi mereka, dan bermusyawarah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila
kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkal kepada Allah. Sesungguhnya Allah
menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya.
Catatan.
1)
"...dan bermusyawarah dengan mereka
dalam urusan itu..."
QS.
Asy-Syura (42:38)
وَالَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِرَبِّهِمْ
وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَمْرُهُمْ شُورَىٰ بَيْنَهُمْ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ
يُنْفِقُونَ
38. Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan
Tuhannya dan mendirikan salat, sedangkan urusan mereka (diputuskan) dengan
musyawarah antara mereka; dan mereka menginfakkan sebagian rezeki yang Kami
berikan kepada mereka.
Catatan.
1)
"...urusan mereka diputuskan dengan
musyawarah di antara mereka..."
Artinya.
1)
Islam ajarkan
2)
Agar keputusan diambil
3)
Dengan saling
a.
Mendengar pendapat.
b.
Bertukar info.
c.
Pertimbangkan macam sudut pandang.
B. Al-Qur'an
ingatkan agar tak ikuti mayoritas jika mereka salah.
QS.
Al-An'am (6:116)
وَإِنْ تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي
الْأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۚ إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ
وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ
116. Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di
bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain
hanya mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanya berdusta
(terhadap Allah).
Catatan.,
1)
"Jika engkau ikuti kebanyakan manusia
di bumi.
2)
Maka mereka akan menyesatkanmu dari jalan
Allah."
Penjelasan.
1)
Tak berarti mayoritas pasti salah.
2)
Yang diperingatkan
a.
Mengikuti
mayoritas.
b.
Dengan
melihat benar atau tidak.
Penjelasan
logika
Bayangkan
1.
Jumlah 100 orang.
1)
Jika 90 orang sebut bumi datar.
2)
Bukti ilmiah bumi itu bulat.
3)
Apakah kita harus ikut 90 orang?
Jawaban:
Tentu tidak.
2.
Contoh dokter
1)
Mayoritas dokter sepakat
a.
Suatu vaksin aman
b.
Berdasar penelitian kuat.
2)
Mengikuti mayoritas
3)
Jelas masuk akal
4)
Karena didukung bukti.
Yang
menjadi ukuran
1)
Bukan
jumlah orang.
2)
Tapi kebenaran dan bukti.
Dalam Musyawarah
1)
Tak berarti suara terbanyak
2)
Selalu benar
Tujuan
musyawarah:
1)
Kumpulkan info.
2)
Mendengar berbagai pendapat.
3)
Hindari keputusan sepihak.
4)
Cari keputusan paling benar
5)
Cari paling bermanfaat.
6)
Sesuai kondisi.
Jika dalam
musyawarah
1)
Mayoritas pilih melawan ajaran Allah.
2)
Melawan bukti yang jelas.
3)
Maka orang Muslim
4)
Tak wajib mengikuti.
Contoh
dalam kehidupan
1.
Dalam keluarga.
1)
Semua anggota musyawarah.
2)
Tentukan waktu liburan.
3)
Mengikuti suara terbanyak
4)
Tak masalah
5)
Karena itu urusan pilihan.
Tapi
jika mayoritas teman.
1)
Ajak menyontek saat ujian.
2)
Kita tak boleh ikut
3)
Meskipun jumlah mereka banyak.
Dalam
urusan pemerintahan.
1)
Musyawarah penting.
2)
Untuk cari solusi terbaik.
3)
Tapi Keputusan
4)
Harus sesuai hukum dan keadilan.
Kesimpulan
1)
Tidak ada kontradiksi.
2)
Musyawarah
Cari keputusan terbaik.
3)
Tidak ikuti mayoritas salah.
a.
Prinsip dasar
b.
Agar kebenaran tak dikalahkan jumlah.
Al-Qur'an
ajarkan:
1)
Dengarkan semua pendapat.
2)
Melalui musyawarah.
3)
Tapi ikuti pendapat paling benar .
4)
Berdasar
a.
Wahyu.
b.
Akal sehat.
c.
Bukti.
5)
Tak hanya didukung paling banyak.
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata
DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT

0 comments:
Post a Comment