Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tuesday, July 28, 2026

55949. SEKOLAH GRATIS DI AMERIKA

 


SEKOLAH GRATIS DI AMERIKA SERIKAT

Oleh: Drs H M Yusron Hadi, MM

 

 

 

SEKOLAHKAN ANAK DI AMERIKA.

 

Sekolah hingga tingkat SMA di Amerika gratis dan berkualitas.

 

Saya baru kali ini mengkritik pemerintah Indonesia. Mungkin baru beberapa bulan ini. Sebelumnya tak pernah sama sekali.

 

Lalu kenapa saya sekarang mengkritik Prabowo dan para pejabatnya?

 

Setelah melihat dan mengalami betapa baiknya kehidupan di negara maju yang punya sistem pemerintahan yang bagus.

 

Memang sepertinya kita perlu mengunjungi negara maju dulu baru bisa sadar bahwa negara kita ini dijalankan bertahun-tahun dengan ugal-ugalan. 

 

Juga baru sadar, bahwa pemerintahan yang baik akan menyejahterakan rakyatnya.

 

Dengan melihat dunia pendidikan di Amerika, saya sadar bahwa Indonesia betapa tertinggal jauh.

 

Misalnya tentang sekolah gratis.

 

Di Amerika, anak-anak sekolah sejak TK hingga SMA; gratis.

Dan memang benar-benar gratis. Tak ada pungutan ini dan itu.

 

Ya kecuali anda menyekolahkan anak di sekolah privat, memang harus bayar.

Tapi bayarnya pun murah dan sangat terjangkau.

 

Kenapa sekolah gratis?

 

Pertama, pendidikan adalah hak setiap anak hingga usia 17-18 tahun.

Karena itu adalah hak, maka pemerintah diwajibkan undang-undang untuk menyediakan sekolah gratis bagi semua anak-anak tanpa terkecuali.

 

Kedua, karena perintah undang-undang tersebut, maka pemerintah mengatur pembiayaan pendidikan melalui pajak.

Jadi rakyat bayar pajak, lalu pemerintah pusat dan negara bagian mengatur pendapatan pajak untuk membiayai sekolah-sekolah.

 

Pada umumnya, pajak yang digunakan oleh pemerintah untuk mendanai sekolah adalah pajak dari properti.

Jika kurang, ditambah dari pendapatan pajak lainnya.

 

Ketiga, pemerintahan Amerika melihat bahwa anak yang berpendidikan adalah investasi besar.

Jika anak-anak terdidik, maka mereka tidak akan mudah hidup dalam dunia kriminalisasi.

Anak terdidik juga akan lebih produktif dan pastinya akan berkontribusi dalam memajukan negara Amerika.

 

Jadi kriminal di negara kita banyak terjadi karena kurangnya pendidikan yang memadai dan merata.

 

Apakah orang tua perlu membayar seragam sekolah? Again, hanya jika bersekolah di privat school.

 

Bus sekolah gratis.

Makan pagi dan siang, gratis.

Bahkan anak-anak mendapat laptop dan fasilitas lainnya yang sangat baik.

 

Kapan-kapan kita bahas mengenai sistem pendidikannya ya.

 

Orang tua hanya perlu membayar jika ada event khusus. Seperti hangout ke park atau jika ada kegiatan extra. Tapi Itu pun sukarela (jika anak kita ikut acara itu).

 

Maka saya terbayang dengan negaraku tercinta.

 

Andai pemasukan pajak dan sumber daya alam yang melimpah itu diurus dengan baik dengan hukum yang jelas, betapa bahagianya orang tua ketika menyekolahkan anak.

 

Di negara kita, dengan gaji 10 juta per bulan pun bisa terlilit utang karena besar dan mahalnya biaya anak sekolah.

 

Orang tua pusing 7 keliling hanya untuk memikirkan biaya sekolah anaknya.

 

Maka tak ada jalan lain.

Prabowo ini harus dikritik dan disadarkan supaya beliau sadar bahwa negara kita masih jauh dari sejahtera.

 

Dan pak Prabowo harus mulai memprioritaskan pendidikan. Bukan MBG atau kopdes yang aneh itu... 😁😁

 

#bibleculturestudy #sekolah #anaksekolah #pendidikan

 

(Sumber FB)

55948. SURAT DARI USA SEKOLAH GRATIS



SURAT DARI USA SEKOLAH GRATIS DI AMERIKA

Oleh: Drs H M Yusron Hadi, MM

 

 

 

SEKOLAHKAN ANAK DI AMERIKA.

 

Sekolah hingga tingkat SMA di Amerika gratis dan berkualitas.

 

Saya baru kali ini mengkritik pemerintah Indonesia. Mungkin baru beberapa bulan ini. Sebelumnya tak pernah sama sekali.

 

Lalu kenapa saya sekarang mengkritik Prabowo dan para pejabatnya?

 

Setelah melihat dan mengalami betapa baiknya kehidupan di negara maju yang punya sistem pemerintahan yang bagus.

 

Memang sepertinya kita perlu mengunjungi negara maju dulu baru bisa sadar bahwa negara kita ini dijalankan bertahun-tahun dengan ugal-ugalan. 

 

Juga baru sadar, bahwa pemerintahan yang baik akan menyejahterakan rakyatnya.

 

Dengan melihat dunia pendidikan di Amerika, saya sadar bahwa Indonesia betapa tertinggal jauh.

 

Misalnya tentang sekolah gratis.

 

Di Amerika, anak-anak sekolah sejak TK hingga SMA; gratis.

Dan memang benar-benar gratis. Tak ada pungutan ini dan itu.

 

Ya kecuali anda menyekolahkan anak di sekolah privat, memang harus bayar.

Tapi bayarnya pun murah dan sangat terjangkau.

 

Kenapa sekolah gratis?

 

Pertama, pendidikan adalah hak setiap anak hingga usia 17-18 tahun.

Karena itu adalah hak, maka pemerintah diwajibkan undang-undang untuk menyediakan sekolah gratis bagi semua anak-anak tanpa terkecuali.

 

Kedua, karena perintah undang-undang tersebut, maka pemerintah mengatur pembiayaan pendidikan melalui pajak.

Jadi rakyat bayar pajak, lalu pemerintah pusat dan negara bagian mengatur pendapatan pajak untuk membiayai sekolah-sekolah.

 

Pada umumnya, pajak yang digunakan oleh pemerintah untuk mendanai sekolah adalah pajak dari properti.

Jika kurang, ditambah dari pendapatan pajak lainnya.

 

Ketiga, pemerintahan Amerika melihat bahwa anak yang berpendidikan adalah investasi besar.

Jika anak-anak terdidik, maka mereka tidak akan mudah hidup dalam dunia kriminalisasi.

Anak terdidik juga akan lebih produktif dan pastinya akan berkontribusi dalam memajukan negara Amerika.

 

Jadi kriminal di negara kita banyak terjadi karena kurangnya pendidikan yang memadai dan merata.

 

Apakah orang tua perlu membayar seragam sekolah? Again, hanya jika bersekolah di privat school.

 

Bus sekolah gratis.

Makan pagi dan siang, gratis.

Bahkan anak-anak mendapat laptop dan fasilitas lainnya yang sangat baik.

 

Kapan-kapan kita bahas mengenai sistem pendidikannya ya.

 

Orang tua hanya perlu membayar jika ada event khusus. Seperti hangout ke park atau jika ada kegiatan extra. Tapi Itu pun sukarela (jika anak kita ikut acara itu).

 

Maka saya terbayang dengan negaraku tercinta.

 

Andai pemasukan pajak dan sumber daya alam yang melimpah itu diurus dengan baik dengan hukum yang jelas, betapa bahagianya orang tua ketika menyekolahkan anak.

 

Di negara kita, dengan gaji 10 juta per bulan pun bisa terlilit utang karena besar dan mahalnya biaya anak sekolah.

 

Orang tua pusing 7 keliling hanya untuk memikirkan biaya sekolah anaknya.

 

Maka tak ada jalan lain.

Prabowo ini harus dikritik dan disadarkan supaya beliau sadar bahwa negara kita masih jauh dari sejahtera.

 

Dan pak Prabowo harus mulai memprioritaskan pendidikan. Bukan MBG atau kopdes yang aneh itu... 😁😁

 

#bibleculturestudy #sekolah #anaksekolah #pendidikan

 

(Sumber FB)


55947. KENAPA QURAN SAMA TAFSIR BEDA

 


KENAPA QURAN SAMA TAPI TAFSIRNYA BERBEDA

Oleh: Drs H M Yusron Hadi, MM

 

 

 

A.       Perbedaan tafsir Al-Qur'an

 

1)        Terjadi sejak zaman sahabat Nabi.

2)        Hingga sekarang

 

Perbedaan tafsir.

1)        Tak selalu sengaja menyimpang.

 

2)        Beda tafsir timbul

 

Sebab berbeda:

 

1)                Cara pahami ayat.

2)                Ilmu yang dimiliki.

3)                Situasi yang dihadapi.

 

B.       Mengapa tafsir bisa berbeda?

 

Jawaban

 

1)        Bahasa Arab punya makna luas

 

2)        Ada ayat sangat jelas, tapi ada yang butuh penjelasan

 

3)        Hadis yang dijadikan penjelas berbeda

4)        Perbedaan metode tafsir

 

5)        Kondisi zaman berbeda

 

Penjelasan.

 

A.       Bahasa Arab punya makna luas

 

 

1)        Satu kata dalam Al-Qur'an

2)        Kadang punya beberapa arti.

 

Contoh:

1)        Kata "quru'" (QS. Al-Baqarah: 228).

 

a.        Ada ulama tafsirkan “masa haid”.

b.        Ada yang tafsirkan “masa suci”.

 

2)        Keduanya pakai dalil bahasa Arab.

 

Seperti kata "kepala"

Dalam bahasa Indonesia.

 

1)        Kepala sekolah.

2)        Kepala keluarga.

 

3)        Kepala manusia.

4)        Kepala hewan

 

a.        Katanya sama.

b.        Tapi maknanya berbeda.

c.        Sesuai konteks.

 

 

B.       Ada ayat sangat jelas, tapi ada yang butuh penjelasan

 

1)        Al-Qur'an sebut adanya

 

a.        Ayat Muhkamat (jelas)

b.        Ayat Mutasyabihat (perlu penjelasan)

 

2)        QS. Ali 'Imran 7.

 

1)        Contoh ayat jelas:

 

a.        Larangan mencuri.

b.        Larangan zina.

c.        Kewajiban salat.

 

2)        Hampir semua ulama sepakat.

 

Tapi ayat bersifat

1)                Umum.

2)                Simbolik.

 

Punya beberapa penafsiran.

 

C.       Hadis yang dijadikan penjelas berbeda

 

1)        Seorang ulama

Tahu hadis tertentu.

 

2)        Ulama lain

 

a.        Menilai hadis itu kurang kuat

b.        Pakai hadis lain.

 

Contoh:

 

1)        Cara angkat tangan saat salat.

2)        Cara duduk tasyahud.

 

3)        Membaca basmalah

a.         Suara keras

b.        Suara pelan.

 

1)        Semua berusaha ikuti dalil.

2)        Yang dianggap paling kuat.

 

 

D.       Perbedaan metode tafsir

 

Ada ulama tekankan:

 

1)        Bahasa Arab.

2)        Hadis.

 

3)        Pendapat sahabat.

4)        Konteks sejarah turunnya ayat.

 

5)        Tujuan umum syariat (maqasid).

 

Akibatnya.

a.        Kesimpulan bisa berbeda.

b.        Pada sebagian masalah.

 

 

E.       Kondisi zaman berbeda

 

1)        Masalah zaman Nabi

2)        Beda dengan zaman sekarang.

 

Contoh:

 

1)        Transaksi digital.

2)        Kecerdasan buatan (AI).

 

3)        Bayi tabung.

4)        Donor organ.

5)        Mata uang digital.

 

Hal di atas.

 

a.        Tak disebut Al-Qur'an.

b.        Ulama ijtihad

c.        Berdasar prinsip Al-Qur'an dan hadis.

 

F.        Kemampuan ilmu tiap orang berbeda

 

Tak semua orang sama:

Dalam

1)        Ilmu bahasa Arab,

2)        Ilmu hadis,

 

3)        Ilmu fikih,

4)        Ilmu sejarah.

 

Seperti dokter.

1)        Semua belajar anatomi

2)        Tapi dokter

 

a.         Umum.

b.        Spesialis jantung.

c.        Spesialis saraf

 

3)         Punya penekanan berbeda.

4)        Sesuai bidang ilmunya.

 

Contoh beda tafsir

 

Contoh 1:

Menyentuh lawan jenis membatalkan wudu?

 

1)        QS. An-Nisa' (4:43)

Sebut menyentuh perempuan.

 

2)        Ada yang pahami:

Sentuhan kulit biasa membatalkan wudu.

 

3)        Ada yang memahami:

Maksudnya  hubungan badan suami istri.

 

4)        Keduanya punya dasar dalil.

 

 

Contoh 2:

Zakat hasil pertanian modern

 

1)        Pada zaman Nabi

 

2)        Tak ada

 

a.        Kebun sawit.

b.        Industri modern.

 

 

3)        Ulama beda pendapat

 

a.        Jenis hasil yang wajib dizakati,

b.        Cara menghitungnya.

 

Contoh 3:

Musik

 

1)        Sebagian ulama

Haramkan hampir semua alat musik.

 

2)        Sebagian ulama.

Boleh musik tak mengandung maksiat.

 

a.        Semua pakai dalil.

b.        Cara pahami hadis berbeda.

 

 

Contoh 4:

Cadar penutup wajah

 

1)        Sebagian ulama

Anggap cadar wajib.

 

2)        Ulama lain.

Anggap sunah atau pilihan.

 

a.        Semuanya berdasar

b.        Ayat Quran dan hadis.

 

Contoh 5:

Awal Ramadan

 

1)        Ada yang rukyat (melihat hilal).

2)        Ada yang hisab (perhitungan astronomi).


Tujuannya sama.

 

a.        Tentukan awal bulan Hijriah.

b.        Tapi metodenya beda.

 

 

C.       Apakah beda tafsir selalu buruk?

 

Jawaban: Tidak.

 

 

1)        Jika beda berdasar

 

a.         Ilmu.

b.        Dalil.

c.        Dilakukan jujur.

 

2)        Hal itu bagian khazanah ilmu Islam.

 

Yang tidak baik

 

1)        Tafsirkan Al-Qur'an tanpa ilmu,

2)        Paksakan pendapat,

 

3)        Menghina ulama lain,

4)        Pakai ayat untuk pribadi.

 

Al-Qur'an ingatkan

 

1)        Bertanya pada orang yang berilmu.

2)        Jika tidak tahu.

 

3)        (QS. An-Nahl: 43).

 

D.       Apa solusinya?

 

Jawaban.

 

1)        Kembali pada Al-Qur'an dan hadis sahih

2)        Pelajari tafsir dari ulama terpercaya

 

3)        Memahami konteks ayat

4)        Bedakan hal pokok dan cabang

 

5)        Rendah hati dalam mencari ilmu

 

6)        Mengutamakan persatuan

 

Penjelasan.

 

1.        Kembali pada Al-Qur'an dan hadis sahih

 

1)        Jadikan Quran dan hadis Sahih.

2)        Jadi pedoman utama.

 

 

2.        Pelajari tafsir dari ulama terpercaya

 

1)        Jangan ambil Kesimpulan.

2)        Dari potongan video media sosial.

 

3.        Memahami konteks ayat

 

Perhatikan:

 

1)        sebab turunnya ayat,

2)        ayat sebelum dan sesudahnya,

 

3)        penjelasan Nabi,

4)        penjelasan sahabat.

 

4.        Bedakan hal pokok dan cabang

 

1)        Dalam hal pokok.

 

a.        Seperti tauhid, salat, zakat, puasa, dan larangan syirik.

 

b.        Umat Islam sepakat.

 

2)        Pada hal cabang (furu')

Bisa beda pendapat

 

 

5.        Rendah hati dalam mencari ilmu

 

Tak tergesa-gesa katakan:

 

1)        "Hanya pendapat saya yang benar."

2)        "Semua yang berbeda, pasti salah."

 

Sikap terbaik

 

1)        Mencari dalil.

2)        Diskusi dengan adab

3)        Terus belajar.

 

 

6.        Mengutamakan persatuan

 

1)        Al-Qur'an perintahkan.

2)        Orang beriman pegang teguh pada tali Allah

 

3)        Tak bercerai-berai

4)         QS. Ali 'Imran: 103).

 

5)        Perbedaan hasil ijtihad

6)        Bukan alasan saling membenci.

 

Kesimpulan

 

1)        Orang belajar Al-Qur'an yang sama.

2)        Tapi hasilkan tafsir  berbeda

 

Karena:

 

1)        Bahasa Arab punya makna luas,

2)        Ada ayat perlu penjelasan.

 

3)        Pakai hadis berbeda,

4)        metode tafsir berbeda,

 

5)        soal zaman  berbeda,

6)        kemampuan ilmu berbeda.

 

Solusinya

1)        Belajar Al-Qur'an menyeluruh.

2)        Pahami hadis sahih.

 

3)        Belajar kepada ulama kompeten.

4)        Hormati beda berdasar ilmiah.

 

5)        Menjaga persatuan

 

6)        Pakai akhlak dalam diskusi.

 

Dengan cara itu.

Perbedaan pendapat.

 

1)        Memperkaya pemahaman.

2)        Bukan sumber permusuhan.

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT

 

 

Top of Form

Bottom of Form