ROTI GOSONG TAK MENYAKITI SIAPA PUN
Oleh: Drs. H. M.
Yusron Hadi, M.M.
Makanan gosong tidak menyakiti
siapa pun.
Mantan presiden India, DR. Abdul
Kalam berkata,
“Waktu aku masih kecil.
Ibuku memasak makanan untuk kami.
Suatu malam dia membuat makan
malam setelah seharian bekerja keras.
Ibu meletakkan sepiring ‘sabzi’.
Dan roti gosong di depan ayahku.
Aku menunggu untuk melihat.
Apakah ada respon negatif dari
ayah.
Terhadap roti gosong itu.
Ternyata Ayahku tenang saja makan
rotinya.
Ayah bertanya padaku,
"Bagaimana kegiatan di sekolahmu hari
ini?"
Aku tidak ingat apa yang
kukatakan padanya malam itu.
Tapi yang aku ingat.
Ibu meminta maaf kepada Ayah atas
roti yang gosong itu.
Aku tak akan pernah lupa yang
ayah katakan.
Sambil tersenyum ayah mengatakan ,
“Sayang, aku sangat suka makan
roti gosong”.
Sambil mencium kening ibu.
Malamnya, sebelum tidur aku
mencium Ayah.
Untuk mengucapkan selamat malam.
Aku bertanya,
Apakah Ayah benar-benar menyukai
rotinya yang gosong?
Ayah memelukku,
“Ibumu melalui hari yang berat.
Dengan pekerjaan hariannya.
Dari bangun sampai tidur lagi.
Tentu ibumu benar-benar lelah.
Roti gosong tidak pernah
menyakiti siapa pun.
Tapi, kata-kata kasarlah yang bisa
menyakiti hati ibumu.
“Kau tahu, Nak..?
Hidup ini penuh dengan hal yang
tidak sempurna.
Dan orang-orang yang tidak
sempurna.
Ayah juga bukan lelaki sempurna.
Belajarlah untuk menerima "Yang
tidak sempurna itu”.
Agar kamu bisa menikmati bahagia
bersama keluargamu nanti.
Al-Quran surah lbrahim (surah
ke-14) ayat 7.
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ
لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan;
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat)
kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku
sangat pedih”.
(Sumber FB)
0 comments:
Post a Comment