ADA 4 TAHAP LARANGAN MINUMAN KERAS
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.
1. Nabi Muhammad lahir.
Senin pagi, 12 Rabiul Awal Tahun Gajah.
Di Mekah.
Bertepatan 20 atau 22 April 571 Masehi.
Nama ayah: Abdullah.
Nama ibu: Aminah.
Saat Nabi lahir, Abdullah sudah wafat.
Wanita menyusui Nabi:
Aminah, Suwaibah, Halimah.
2. Nabi umur 2 tahun.
Nabi ikut Halimah.
Tinggal di suku Sakdiyah.
Sekitar 80 km di luar Mekah.
3. Nabi
umur 6 tahun .
Ibu Nabi (Aminah) wafat.
Nabi diasuh kakeknya (Abdul Muntolib).
4. Nabi
umur 8 tahun.
Abdul Muntolib wafat.
Nabi diasuh pamannya (Abi Thalib)
5. Nabi
umur 12 tahun.
Abi Thalib mengajak Nabi bisnis ke luar negeri
(Syam).
Di jalan ketemu Pendeta Bahira.
Pendeta Bahira perintah agar Nabi
balik ke Mekah.
6. Nabi
umur 15 tahun.
Nabi membantu pamannya dalam perang suku.
Dengan mengumpulkan anak panah.
7. Nabi
umur 25 tahun.
Nabi membawa bisnis milik Khadijah ke luar
negeri (Syam).
Nabi menikah dengan Khadijah.
8. Nabi
umur 26 tahun.
Punya bayi pria bernama Qasim.
Nabi dipanggil Abu Qasim.
Qasim wafat masih bayi.
9. Nabi
umur 27 tahun.
Punya bayi wanita bernama Zainab.
10. Nabi
umur 30 tahun.
Punya bayi wanita bernama Ruqoiyah.
11. Nabi
umur 32 tahun .
Punya bayi wanita bernama Umi Kulsum.
12. Nabi
umur 35 tahun.
Kaum Quraisy renovasi Kakbah.
Nabi mendamaikan suku Quraisy.
Hajar Aswad ditaruh di lembaran kain.
Diangkat bersama semua suku Quraisy.
13. Nabi
umur 36 tahun.
Punya anak wanita bernama Fatimah.
14. Nabi
umur 38 tahun.
Punya anak pria bernama Abdullah.
Abdullah wafat masih bayi.
15. Nabi
umur 40 tahun.
Mendapat wahyu awal di Gua Hira.
Nabi dakwah rahasia.
16. Nabi
umur 43 tahun.
Dakwah terbuka.
Kaum Quraisy menyiksa umat lslam.
Hamzah dan Umar bin Khattab masuk lslam.
17. Nabi
umur 50 tahun.
Khadijah (istri Nabi) dan Abi Thalib (paman
Nabi) wafat.
Nabi menikah dengan Saudah.
18. Nabi
umur 51 tahun.
Dakwah ke luar kota (Thaif).
Nabi dilempari batu oleh penduduk Thaif.
Menikah dengan Aisyah.
19. Nabi
umur 52 tahun.
Terjadi lsra mikraj.
20. Nabi
umur 53 tahun.
Lolos dari pembunuhan.
Hijrah dari Mekah ke Madinah.
Membangun masjid Quba dan Nabawi.
21. Nabi
umur 54 tahun.
Turun perintah puasa Ramadan.
Nabi dan sahabat puasa Ramadan ke-1.
22. Nabi
umur 55 tahun.
Saat puasa Ramadan ke-2.
Terjadi Perang Badar.
Idul Fitri ke-2.
Suasana menang Perang Badar.
Terjadi pindah kiblat salat.
Dari arah Masjid Aqsa Palestina.
Ke Kakbah di Mekah.
23. Nabi
umur 56 tahun.
Puasa Ramadan ke-3.
Menikah dengan Hafsah.
Terjadi Perang Uhud.
24. Nabi
umur 57 tahun.
Puasa Ramadan ke-4.
Turun larangan minuman keras.
Terjadi Perang Ahzab dan Bani Quraizah.
Menikah dengan Zainab-1 dan Umu Salamah.
25. Nabi
umur 59 tahun.
Puasa Ramadan ke-5.
Perjanjian Hudaibiyah.
Menikah dengan Zainab-2 dan Juwariyah.
Kirim surat kepada para raja di luar negeri.
Terjadi Perang Khaibar.
26. Nabi
umur 60 tahun.
Puasa Ramadan ke-6.
Menikah dengan Umi Habibah, Sofiyah, dan
Maimunah.
27. Nabi
umur 61 tahun.
Puasa Ramadan ke-7.
Terjadi Perang Mu’tah.
Menikah dengan maria Qibti.
Punya anak pria bernama lbrahim.
Ibrahim wafat saat bayi.
Mekah dikuasai dengan damai.
Ratusan berhala dihilangkan dari Kakbah.
Bilal azan di atas Kakbah.
28. Nabi
umur 62 tahun.
Puasa Ramadan ke-8.
Terjadi Perang Tabuk.
Haji wada (perpisahan)
29. Nabi
umur 63 tahun.
Puasa Ramadan ke-9 (terakhir).
Turun larangan riba.
Nabi wafat.
Senin 12 Rabiul Awal 11 Hijriah.
Tahap haramnya minuman
keras, yaitu:
1. Menggambarkan unsur negatif minuman
keras.
2. lsyarat minuman keras haram.
3. Dinyatakan jelas minuman keras haram.
4. Haramnya minuman keras dalam
berbagai bentuknya.
A. Sekadar menggambarkan adanya unsur
negatif minuman keras.
Al-Quran surah Al-Baqarah (surah
ke-2) ayat 219.
۞ يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْخَمْرِ
وَالْمَيْسِرِ ۖ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ
وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِنْ نَفْعِهِمَا ۗ وَيَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ قُلِ
الْعَفْوَ ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ
تَتَفَكَّرُونَ
Mereka bertanya kepadamu, tentang
khamr dan judi? Katakan: "Pada keduanya ada dosa besar dan beberapa
manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar daripada manfaatnya". Mereka
bertanya kepadamu tentang apakah yang mereka nafkahkan”. Katakan: “Yang
melebihi keperluan.” Demikian Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar
kamu berpikir.
B. lsyarat haramnya minuman keras.
Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4)
ayat 43.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ
سُكَارَىٰ حَتَّىٰ تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ وَلَا جُنُبًا إِلَّا عَابِرِي
سَبِيلٍ حَتَّىٰ تَغْتَسِلُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ
جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ
تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ
وَأَيْدِيكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَفُوًّا غَفُورًا
Wahai, orang-orang beriman. Jangan
kamu salat, sedangkan kamu dalam keadaan mabuk. Sehingga kamu mengerti apa
yang kamu ucapkan. Jangan hampiri masjid, sedangkan kamu dalam keadaan junub.
Kecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Jika kamu sakit atau sedang
dalam musafir atau kembali dari tempat buang air. Atau kamu telah menyentuh
perempuan. Kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan
tanah yang baik. Sapulah mukamu dan tanganmu. Sungguh, Allah Maha
Pemaaf lagi Maha Pengampun.
C. Secara jelas dinyatakan haramnya
minuman keras.
Al-Quran surah Al-Maidah (surah
ke-5) ayat 90 dan 91.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ
وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ
لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ
وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ
وَعَنِ الصَّلَاةِ ۖ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ
Wahai orang-orang beriman.
Sesungguhnya minum khamar, berjudi, berkorban untuk berhala, mengundi nasib
dengan panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Jauhi
perbuatan itu. Agar kalian mendapat keberuntungan.
Ketika turun ayat larangan minum
khamar.
Para pelayan segera membuangnya.
Tapi ada orang merasa larangannya
belum jelas.
Mereka beralasan,
“Mungkinkah, khamar itu keji.
Padahal orang mati syahid dalam
Perang Badar.
Dan perang lainnya.
Yang dijamin masuk surga.
Dalam perutnya ada minuman khamar?”
Allah memaafkan minuman keras zaman
dulu.
Karena belum dilarang.
Al-Quran surah Al-Maidah (surah
ke-5) ayat 93.
لَيْسَ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ جُنَاحٌ فِيمَا
طَعِمُوا إِذَا مَا اتَّقَوْا وَآمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ ثُمَّ اتَّقَوْا
وَآمَنُوا ثُمَّ اتَّقَوْا وَأَحْسَنُوا ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Tidak ada dosa bagi orang-orang
beriman dan mengerjakan amal saleh. Karena mengonsumsi makanan mereka
zaman dulu. Apabila mereka bertakwa serta beriman, dan mengerjakan amalsaleh.
Kemudian mereka tetap bertakwa dan beriman. Mereka bertakwa dan berbuat
kebajikan. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
D. Larangan minuman keras dalam
berbagai bentuknya.
Rasulullah bersabda,
”Tiap yang memabukkan adalah khamar.
Dan tiap khamar haram hukumnya.”
Rasulullah bersabda,
”Tiap minuman yang memabukkan
hukumnya haram.
Minuman yang banyak dapat
memabukkan.
Maka sedikitnya pun tetap haram.”
Sumber
1. Sirah
Nabawi. Syekh Syafiyurrahman Mubarakfury.
Penerbit Al-Kautsar, Jakarta 2006.
0 comments:
Post a Comment