CARA MENGHADAPI
BEDA PENDAPAT PROFESOR
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, MM
Bagaimana
sikap terbaik.
Menghadapi
beda pendapat
Para Professor?
Jawaban.
1)
Menghormati orangnya.
2)
Menguji pendapatnya.
3)
Mencari kebenaran
4)
Berdasarkan bukti.
Profesor
1)
Orang sangat berilmu.
2)
Tapi tak berarti selalu benar.
Dan sebaliknya.
1)
Orang beda pendapat dengan professor.
2)
Juga tak otomatis benar.
Bagaimana
sikap terbaik.
Menghadapi
beda pendapat
Para Professor?
Jawaban.
1)
Jangan mengikuti sesuatu tanpa ilmu
2)
Dengarkan berbagai pendapat dan ikuti yang
terbaik
A. Prinsip
utama dalam Al-Qur'an
1.
Jangan mengikuti sesuatu tanpa ilmu
QS.
Al-Isra' 17:36
وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ"
Dan
jangan kamu mengikuti sesuatu yang kamu tak punya pengetahuan tentangnya."
Artinya:
1)
Jangan percaya hanya karena yang bicara
profesor.
2)
Jangan menolak hanya karena yang bicara
bukan profesor.
3)
Periksa alasan dan buktinya.
Contoh:
1)
Profesor A berkata:
"Pendapat saya
benar."
2)
Profesor B berkata:
"Pendapat saya juga
benar."
a.
Jangan langsung memilih A
b.
Karena gelarnya lebih tinggi.
c.
Periksa argumen keduanya.
2.
Dengarkan berbagai pendapat dan ikuti yang
terbaik
QS.
Az-Zumar 39:18
الَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ
أَحْسَنَهُ"
Yang
mendengarkan perkataan lalu mengikuti yang paling baik di antaranya."
Sikap
ilmiah dan dewasa:
1)
Mendengarkan.
2)
Memahami.
3)
Membandingkan.
4)
Menilai.
5)
Mengikuti yang paling kuat dan benar.
6)
Bukan ikuti yang paling terkenal.
3.
Bedakan perbedaan pendapat
1)
Profesor A
Katakan air mendidih pada
100°C.
2)
Profesor B
Katakan 90°C dalam kondisi
sama.
Sikap:
Uji
dengan percobaan dan kondisi yang jelas.
4.
Dua profesor menafsirkan satu ayat dengan
pendekatan berbeda.
Sikap:
Bandingkan
bahasa, konteks, dalil, dan tafsir ulama.
5.
Dua profesor beda pendapat tentang
kebijakan pendidikan yang paling baik.
Sikap:
Bandingkan
tujuan, manfaat, dampak, dan bukti.
6.
Dua profesor belum punya data memadai.
Sikap:
Akui
bahwa kesimpulan masih sementara.
Contoh:
Profesor
cerdas berbeda tentang Al-Qur'an
Misalnya:
1)
Profesor A
Tekankan tafsir ulama klasik.
2)
Profesor B
Tekankan penelitian
sejarah-kritis.
3)
Profesor C
Tekankan pendekatan sosial
modern.
B. Sikap
yang salah
1)
"Profesor A pasti salah karena kuno."
2)
"Profesor B pasti benar karena
mengajar di luar negeri."
3)
"Profesor C pasti benar karena
memakai istilah ilmiah."
Itu
semua logika yang keliru.
C. Sikap
yang benar
Tanyakan:
1)
Apa dalilnya?
2)
Apa metode yang digunakan?
3)
Apa bukti yang mendukung?
4)
Apa kelemahan argumennya?
5)
Apakah kesimpulan sesuai fakta dan dalil?
D. Analogi
guru
Guru mengajar
matematika:
1)
Guru A
Pakai metode klasik.
2)
Guru B
Pakai metode modern.
3)
Guru C
Pakai teknologi AI.
a.
Tujuan semuanya sama:
Murid
memahami matematika.
b.
Metode boleh berbeda.
Tetapi
hasilnya harus diuji:
Apakah
murid benar-benar memahami atau tidak?
1)
Dalam ilmu agama.
a.
Metode dan Kesimpulan
b.
Juga perlu dibedakan.
E. Bagaimana
kalau pendapat profesor bertentangan dengan Al-Qur'an?
1)
Ini bagian penting.
2)
Jika soal fakta ilmiah
3)
Periksa bukti ilmiah yang kuat.
Jika
soal tafsir Al-Qur'an
Periksa:
1)
Ayat secara lengkap.
2)
Makna bahasa Arab.
3)
Ayat lain yang terkaita.
4)
Hadis sahih.
5)
Tafsir ulama.
6)
Metode penafsiran profesor itu.
Sikap pada
profesor yang beda pendapat
1) Hormati
2) Hormati
ilmunya, usaha penelitiannya, dan kemanusiaannya.
3) Kritis
4) Jangan
menerima semua pendapat tanpa pemeriksaan.
5) Rendah
hati
6) Sadari
bahwa kita juga bisa salah.
7) Adil
8) Akui
pendapat yang benar meskipun datang dari orang yang tidak kita sukai.
9) Tidak fanatic
10)
Jangan menganggap satu profesor atau
kelompok selalu benar.
Banyak
contoh
Contoh
: Dokter
1)
Dokter A sarankan operasi.
2)
Dokter B sarankan obat.
3)
Sikap terbaik
a.
Tak
marah pada salah satu dokter.
b.
Tapi cari pemeriksaan, diagnosis, dan
alasan medis paling kuat.
Contoh
: Ekonomi negara
1)
Profesor A
Sarankan subsidi.
2)
Profesor B
Sarankan bantuan langsung.
Kita
bandingkan:
Siapa
menerima manfaat, berapa biaya, dan apa dampak jangka panjangnya.
Contoh
: Pendidikan
1)
Profesor A
Katakan gaji guru perlu
dinaikkan.
2)
Profesor B
Katakan fasilitas sekolah
harus diperbaiki.
a.
Keduanya bisa benar.
b.
Pendidikan bermutu butuh guru baik dan
fasilitas memadai.
Contoh
: Agama
1)
Ulama A.
Katakan suatu tafsir lebih tepat.
2)
Ulama B.
Punya tafsir berbeda.
a.
Jangan langsung mencaci.
b.
Minta penjelasan dalil dan metode
masing-masing.
Kesalahan
logika harus dihindari
1.
Argumentum ad verecundiam
Artinya:
menganggap suatu pendapat benar hanya karena dikatakan orang berwibawa atau
ahli.
Contoh:
"Dia
profesor, jadi pasti benar."
Ini
tidak selalu benar.
Profesor
bisa ahli di satu bidang tetapi keliru di bidang lain, atau salah dalam argumen
tertentu.
2.
Ad hominem
Artinya:
menyerang orangnya, bukan menjawab pendapatnya.
Contoh:
"Dia
profesor liberal, jadi semua pendapatnya salah."
Ini
juga keliru.
Yang
benar:
"Saya
tidak setuju dengan pendapat itu karena alasan dan buktinya belum kuat."
Rumus
mudah diingat
HORMAT
+ TELITI + ADIL + RENDAH HATI
Kunci
hadapi beda pendapat
1)
Hormat kepada manusia.
2)
Teliti pendapat.
3)
Adil dalam menilai.
4)
Rendah hati pada kebenaran.
Kesimpulan
Dalam
Islam dan logika modern.
1)
Kebenaran tidak ditentukan oleh gelar
profesor, jabatan, popularitas, atau banyaknya pengikut.
2)
Kebenaran dicari melalui ilmu, bukti,
dalil, dan penalaran yang benar.
a.
Tak boleh merasa paling benar
b.
Karena beda dengan profesor.
Sikap
orang berilmu
1)
Berani menguji pendapat.
2)
Tetap santun pada orangnya.
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR
M Hatta.
2)
Tafsirq.com
3)
ChatGPT.



