ZAID
BIN TSABIT
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan
tentang Zaid bin Tsabit sahabat Nabi Muhammad? Syekh Shafiyurrahman menjelaskannya.
1. Zaid
bin Tsabit lahir tahun 612 Masehi di Madinah, termasuk kaum Ansar yang berasal
dari Bani Khazraj dan meninggal tahun 637 Masehi di Madinah.
2. Nabi
Muhammad (53 tahun) hijrah dari Mekah ke Madinah, Zaid bin Tsabit (11 tahun) diajak keluarganya masuk Islam.
3. Dia mampu
menghafal 11 surah Al-Quran dan amat beruntung, karena pernah didoakan khusus
oleh Rasulullah.
4. Nabi
Muhammad (55 tahun) terjadi Perang Badar
(tahun ke-2 Hijriah), Zaid bin Tsabit (13 tahun) dibawa ayahnya ikut berperang,
tetapi ditolak Rasulullah karena tubuhnya kecil.
5. Pada
Perang Uhud (tahun ke-3 Hijriah), Rasulullah (56 tahun) melarang sekelompok
anak muda berkuda ikut berperang, termasuk Zaid bin Tsabit.
6. Nabi
Muhammad mengizinkan dua anak muda yang berbadan kekar dan memiliki keahlian
tertentu, yaitu Rafi bin Kudaj dan Samurah bin Jundub, mereka berusia 15 tahun.
7. Dalam
Perang Parit (tahun ke-5 Hirjiah), Nabi Muhammad (58 tahun) mengizinkan Zaid
bin Tsabit (16 tahun) ikut berperang dan sejak saat itu, dia selalu terlibat
dalam perang lainnya.
8. Perang
Tabuk (tahun ke-9 Hijriah), Nabi Muhammad (62 tahun) menyerahkan bendera Bani
Najjar yang sebelumnya dibawa Umarah kepada Zaid bin Tsabit.
9. Ketika
Umarah bertanya, Nabi Muhammad bersabda, “Al-Quran harus diutamakan. Zaid bin
Tsabit lebih banyak menghafal Al-Quran daripada engkau."
10. Ingatan
dan kecerdasan Zaid bin Tsabit sangat hebat, sehingga dipercaya sebagai penulis wahyu, dan sebagai penulis surat-surat
Nabi Muhammad.
11. Zaid
bin Tsabit adalah tokoh yang terkemuka, di antara para sahabat lainnya.
12. Rasulullah bersabda kepada Zaid bin Tsabit,
"Aku berkirim surat kepada seseorang. Aku khawatir, mereka akan menambah
atau menguranginya. Oleh karena itu, kamu harus belajar bahasa asing.”
13. Zaid
bin Tsabit menguasai bahasa asing dengan amat cepat, memahami bahasa Suryani dalam
17 hari dan mahir berbahasa Ibrani dalam 15 hari.
14. Pada
zaman Khalifah Abu Bakar dan Umar bin
Khattab, Zaid bin Tsabit ditunjuk menjadi
ketua tim yang dipercaya mengumpulkan dan menuliskan mushaf Al-Quran yang disatukan
dalam sebuah buku.
15. Dalam
Perang Yamamah banyak penghafal Al-Quran yang mati syahid, Umar bin Khattab
cemas, mengusulkan kepada Khaifah Abu Bakar untuk menghimpun Al-Quran.
16. Mereka
memanggil Zaid bin Tsabit, Abu Bakar berkata,”Anda seorang pemuda yang cerdas,
sehingga kami tidak meragukanmu".
17. Abu
Bakar menyuruh Zaid bin Tsabit untuk menghimpun Al-Quran, meskipun pada awalnya
dia menolak, Zaid bin Tsabit, sebagai ketua tim melaksanakan tugas menghimpun
Al-Quran yang dibantu sahabat lainnya.
18. Zaid
bin Tsabit telah meriwayatkan 92 hadis, Imam Bukhari dan Imam Muslim bersepakat
5 di antaranya, Imam Bukhari juga meriwayatkan 4 hadis lain bersumberkan Zaid
bin Tsabit, dan Imam Muslim meriwayatkan 1 hadis lain yang bersumberkan Zaid
bin Tsabit.
19. Zaid
bin Tsabit diakui sebagai ulama di Madinah yang mumpuni, kahliannya meliputi
bidang fiqih, fatwa dan faraidh (bidang waris).
20. Zaid
bin Tsabit diangkat menjadi bendahara pada zaman Abu Bakar dan Umar bin Khattab.
21. Pada
zaman Khalifah Usman bin Affan, Zaid bin Tsabit diangkat menjadi pengurus
Baitul Mal.
22. Pada
zaman Umar bin Khattab dan Usman bin Affan, Zaid bin Tsabit ditunjuk sebagai Pelaksana
Tugas yang memegang jabatan khalifah di Madinah, ketika ditinggal menunaikan
ibadah haji ke Mekah.
23. Khalifah
Usman bin Affan membentuk panitia membukukan Al-Quran, Zaid bin Tsabit sebagai
ketua tim dengan anggota Abdullah bin Zubair dan Abdurrahman bin Haris.
24. Mereka
bertugas membukukan lembaran-lembaran lepas dengan menyalin ulang ayat-ayat Al-Quran
dan dimasukkan ke dalam sebuah buku yang disebut mushaf.
25. Khalifah
Utsman bin Affan mengintruksikan agar penyalinan berpedoman kepada orang yang menghafalkan
Al-Quran, apabila terdapat perbedaan dalam pembacaan yang dipilih adalah yang berdialek
Nabi Muhammad (suku Quraisy).
26. Al-Quran
diturunkan dalam bahasa Quraisy.
27. Bahasa Quraisy adalah bahasa yang paling mulia, bahasa yang digunakan
Nabi, bahasa yang paling tinggi kedudukan tata bahasanya dan hasilnya berupa
“Mushaf Usmany”.
28. Zaid
bin Tsabit meninggal tahun 15 Hijriah dan ptranya (Kharijah bin Zaid) adalah seorang tabiin besar, salah satu di antara 7
ulama fiqih Madinah pada masanya.
29. Sahabat
ialah orang yang pernah berinteraksi dan hidup sezaman dengan Rasulullah, memeluk
Islam dan meninggal dalam Islam.
30. Tabiin
adalah penganut ajaran Islam generasi kedua sesudah Nabi Muhammad.
Daftar
Pustaka
1. Syaikh
Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta.
2006.
2. Ghani,
Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
3. Ghani,
Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004
4. Kisah
Para Sahabat.
5. Al-Quran
Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2,
6. Tafsirq.com
online.
0 comments:
Post a Comment