QURAN MELARANG MERUSAK HUTAN DAN ALAM
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, MM
A.
Al-Qur'an Melarang Merusak Hutan
dan Alam
1)
Al-Qur'an melarang manusia membuat
kerusakan di bumi.
2)
Hutan, sungai, laut, tanah, udara, dan
hewan
3)
Termasuk yang harus dijaga.
Al-Qur'an tak sebut
"deforestasi" atau "pencemaran udara" .
Tapi prinsipnya jelas:
1)
Manusia dilarang merusak bumi.
2)
Diperintah jaga seimbang
3)
Dan berbuat baik.
B.
Larangan membuat kerusakan di bumi
1)
Hutan terjaga beri manfaat.
2)
Hutan yang dirusak
3)
Timbul masalah bagi:
a.
Manusia
b.
Makhluk hidup.
QS. Al-Baqarah 2:11–12
وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوا
فِي الْأَرْضِ قَالُوا إِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُونَ
"Dan apabila dikatakan pada
mereka, 'Jangan berbuat kerusakan di bumi!' Mereka menjawab, 'Sesungguhnya kami
justru melakukan perbaikan.'"
1)
Allah jelaskan
a.
Orang membuat kerusakan.
b.
Merasa memperbaiki.
Logika
1)
Orang menebang hutan berkata:
a.
"Ini pembangunan.
b.
Ini kemajuan.
c.
Membuka lapangan kerja."
2)
Jika caranya merusak alam.
3)
Maka jadi kerusakan.
Contoh:
4)
Hutan ditebang tanpa kendali.
5)
Tanah jadi gundul.
6)
Hujan deras bawa tanah ke sungai.
7)
Sungai dangkal.
8)
Air meluap.
9)
Rumah penduduk kebanjiran.
10) Awalnya disebut Pembangunan.
11) Akibatnya masyarakat menderita.
Pelajaran:
1)
Niat baik atau nama proyek bagus.
2)
Tak otomatis caranya benar.
3)
Dampak harus diperhatikan.
C.
QS. Ar-Rum 30:41 — Kerusakan di darat
dan laut
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ
وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ
"Telah tampak kerusakan di daratan
dan lautan sebab perbuatan manusia."
1)
Allah jelaskan.
2)
Manusia merasakan akibat perbuatannya.
3)
Agar kembali ke jalan yang benar.
Tafsir
Ayat ini terkait lingkungan.
1.
Kerusakan di darat:
a.
Hutan gundul.
b.
Tanah longsor.
c.
Banjir.
d.
Tanah tercemar limbah.
e.
Hewan hilang tempat tinggal.
2.
Kerusakan di laut:
a.
Sampah plastik.
b.
Limbah pabrik.
c.
Tumpahan minyak.
d.
Terumbu karang rusak.
e.
Ikan penangkapan berlebihan.
Logika modern
Alam punya sebab-akibat.
1)
Contoh rantai kerusakan hutan
2)
Hutan ditebang sembarangan
3)
Akar pohon berkurang, tanah terkikis
4)
Lumpur masuk sungai, daya tampung
berkurang
5)
Banjir dan kerugian Masyarakat
Contoh kerusakan di darat.
D.
QS. Al-A'raf 7:56 — Jangan merusak
bumi setelah diperbaiki
وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ
إِصْلَاحِهَا
"Dan jangan kamu berbuat
kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik."
1)
Allah melarang merusa bumi.
2)
Setelah diatur dukung kehidupan.
Contoh 1: Hutan
1)
Hutan menghasilkan oksigen, menyimpan
air, dan menjadi rumah hewan.
2)
Manusia tebang pohon tanpa aturan.
3)
Akibatnya fungsi hutan berkurang.
Contoh 2: Sungai
1)
Sungai mengalirkan air jadi tempat
hidup ikan.
2)
Manusia buang sampah dan limbah.
3)
Akibatnya air tercemar dan ikan mati.
Contoh 3: Tanah pertanian
1)
Tanah subur hasilkan makanan.
2)
Bahan kimia berlebihan
3)
Buang limbah berbahaya.
4)
Tanah dan air tercemar.
Kesimpulan:
1)
Jangan merusak sistem alam.
2)
Allah jadikan bermanfaat bagi
kehidupan.
E.
QS. Al-An'am 6:141 — Jangan berlebihan
وَكُلُوا مِنْ ثَمَرِهِ إِذَا أَثْمَرَ
وَآتُوا حَقَّهُ يَوْمَ حَصَادِهِ وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ
الْمُسْرِفِينَ
"Makan buahnya ketika dia
berbuah, dan tunaikan haknya pada hari memetik hasilnya. Jangan berlebihan. Allah
tidak suka orang berlebihan."
Hubungan dengan alam
1)
Ayat ini tentang hasil tanaman.
2)
Pelajaran penggunaan sumber daya.
Contoh:
1)
Ambil hasil hutan secukupnya.
2)
Tak tebang seluruh pohon
3)
Tak boros pakai air.
4)
Tak buang makanan.
5)
Tak ambil ikan kembang biak.
Logikanya:
1)
Hari ini diambil semua.
2)
Besok tidak ada sisa.
QS. Al-Isra' 17:27 — Pemborosan itu buruk
B. Membakar hutan sembarangan
1)
Membakar hutan atau lahan tanpa
pengendalian.
Akibat:
1)
Asap ganggu napas.
2)
Hewan mati.
3)
Tanaman rusak.
4)
Transportasi terganggu.
5)
Udara tercemar.
Pelajaran:
1)
Perbuatan merugikan banyak makhluk
2)
Melawan prinsip tidak merusak.
C. Membuang sampah ke sungai
1)
Membuang plastik, popok, dan sampah
rumah tangga ke sungai.
Akibat:
2)
Aliran air tersumbat.
3)
Banjir.
4)
Air berbau.
5)
Ikan dan hewan air terganggu.
6)
Lingkungan kotor.
Logika:
1)
Sungai bukan tempat sampah.
2)
Sungai bagian sistem air .
3)
Untuk manusia dan makhluk hidup.
D. Mencemari laut
1)
Membuang limbah dan plastik ke laut.
Akibat:
1)
Hewan laut makan plastik.
2)
Ekosistem terganggu.
3)
Nelayan hilang hasil tangkapan.
4)
Pantai kotor.
F.
Membunuh hewan tanpa alasan benar
1)
Memburu satwa liar berlebihan atau
merusak tempat hidupnya.
Akibat:
1)
Jumlah hewan berkurang.
2)
Rantai makanan terganggu.
3)
Ekosistem tak seimbang.
G.
Alam saling berhubungan
1)
Al-Qur'an ajarkan.
2)
Perhatikan ciptaan Allah.
3)
Ilmu sains modern
4)
Hubungan alam ekosistem.
Contoh: 1 pohon
Punya banyak manfaat:
1)
Akar menahan tanah.
2)
Daun proses fotosintesis.
3)
Pohon tempat hidup hewan.
4)
Vegetasi atur air hujan.
5)
Pohon serap karbon dioksida dan
menyimpan karbon.
6)
Buah atau bijinya jadi makanan.
a.
Jika 1 pohon ditebang.
b.
Maka dampaknya tak hanya kayu.
Dampaknya
1)
Tanah → air → hewan → tumbuhan →
manusia.
2)
Ini logika ekosistem.
H.
Mengapa Al-Qur'an melarang merusak
alam?
1)
Alam adalah ciptaan Allah
2)
Alam untuk maslahat makhluk
3)
Manusia adalah khalifah
1)
Khalifah bukan pemilik mutlak.
2)
Khalifah pengelola tanggung jawab pada
Allah.
I.
Al-Qur'an tentang alam
Ada 4 prinsip besar:
1)
Jangan merusak.
QS. Al-A'raf 7:56 dan QS. Al-Baqarah 2:11.
2)
Jangan berlebihan.
QS. Al-An'am 6:141.
3)
Manfaatkan dengan tanggung jawab.
QS. Al-Baqarah 2:29.
4. Perhatikan akibat perbuatan
manusia.
QS. Ar-Rum 30:41.
Kesimpulan
1)
Al-Qur'an ajarkan.
2)
Merusak hutan dan alam
3)
Bukan hal kecil.
4)
Merugikan manusia, hewan, tumbuhan,
dan generasi mendatang.
5)
Menebang pohon
Tak otomatis haram.
6)
Membuka lahan
Tak otomatis haram.
7)
Mengambil hasil alam
Tak otomatis haram.
Yang harus diperhatikan
1)
Apakah ada kebutuhan yang benar?
2)
Apakah caranya merusak?
3)
Apakah merugikan makhluk lain?
4)
Apakah dilakukan berlebihan?
5)
Apakah ada usaha menjaga dan
memulihkan alam?
Nasihat
1)
Jangan hanya ambil manfaat dari bumi.
2)
Jaga bumi
3)
Agar tetap memberi manfaat
4)
Pada anak cucu kita.
Allah berfirman:
1)
"Dan jangan kamu berbuat
kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik."
2)
QS. Al-A'raf 7:56
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR
M Hatta.
2)
Tafsirq.com
3)
ChatGPT.






