QURAN MEMBANTAH TUDUHAN DIBUAT MANUSIA
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, MM
Bagaimana Cara Al-Qur'an Membantah Tuduhan
Buatan Manusia?
Jawaban.
Al-Qur'an membantah tuduhan manusia.
1)
Dengan kebenaran, bukti, logika, dan
tantangan untuk berpikir.
2)
Tak membalas tuduhan dengan marah.
Contohnya.
Orang kafir zaman Nabi Muhammad
Menuduh Al-Qur'an buatan manusia.
Al-Qur'an menjawab tuduhan itu
Dengan beberapa cara.
Yaitu:
1)
Tuduhan: Al-Qur'an buatan manusia
2)
Al-Qur'an menantang membuat serupa
3)
Al-Qur'an membantah tuduhan dengan
konsistensi
Penjelasan.
1.
Tuduhan: Al-Qur'an buatan manusia
1)
Orang musyrik menuduh Nabi Muhammad
2)
Membuat Al-Qur'an sendiri.
QS. At-Tur (52:33)
أَمْ يَقُولُونَ تَقَوَّلَهُ ۚ بَلْ لَا
يُؤْمِنُونَ
Atau mereka mengatakan: "Dia (Muhammad)
membuat-buatnya". Sebenarnya mereka tidak beriman.
Catatan.
1)
"Atau mereka mengatakan: Dia
(Muhammad) telah membuat-buatnya. Tidak, mereka tidak beriman."
Logika ayat
1)
Tuduhan itu klaim.
2)
Al-Qur'an tidak membiarkan.
3)
Tapi mengajak manusia
4)
Untuk menguji benarnya.
QS. At-Tur (52:35)
أَمْ خُلِقُوا مِنْ غَيْرِ شَيْءٍ أَمْ
هُمُ الْخَالِقُونَ
Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatupun atau mereka yang menciptakan
(diri mereka sendiri)?
Catatan.
1)
"Atau mereka diciptakan tanpa
sesuatu atau mereka yang menciptakan (diri
sendiri)?"
2)
Ayat ini ajak manusia berpikir:
a.
Apakah manusia ada tanpa sebab?
b.
Apakah manusia menciptakan dirinya
sendiri?
c.
Atau ada Pencipta yang menciptakan
manusia?
Pelajaran:
1)
Tuduhan harus diuji dengan alasan.
2)
Tak hanya diucapkan.
2.
Al-Qur'an menantang manusia membuat
yang serupa
QS. Al-Baqarah (2:23)
وَإِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِمَّا
نَزَّلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِنْ مِثْلِهِ وَادْعُوا
شُهَدَاءَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
Dan jika kamu (tetap) ragu tentang Al Quran yang Kami
wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah 1 surat (saja) yang semisal Al
Quran dan ajaklah penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang
benar.
Catatan.
1)
"Dan jika kamu meragukan
Al-Qur'an yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad), maka buatlah 1 surah
semisal dengannya..."
2)
Ini disebut tantangan Al-Qur'an
(tahaddi).
Maksudnya
1)
Orang menuduh Al-Qur'an buatan manusia.
2)
Al-Qur'an mengajak mereka menunjukkan
bukti
3)
Melalui tantangan.
a.
Tantangan itu
b.
Terkaitan hasilkan sesuatu .
c.
Sebanding Al-Qur'an
d.
Menurut ukuran yang ditetapkan ayat.
Logika
1)
Orang berkata,
"Ini bukan wahyu."
2)
Jawaban Al-Qur'an:
"Kalau begitu, tunjukkan bukti dan hadapi tantangannya."
Dalam Islam.
1)
Tantangan itu.
2)
Salah satu bukti mukjizat Al-Qur'an.
3.
Al-Qur'an bantah tuduhan dengan
konsisten
QS. An-Nisa' (4:82)
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ ۚ
وَلَوْ كَانَ مِنْ عِنْدِ غَيْرِ اللَّهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلَافًا كَثِيرًا
Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau
kiranya Al Quran bukan dari sisi Allah, tentu mereka mendapat pertentangan yang
banyak di dalamnya.
Catatan.
1)
"Maka tidakkah mereka menghayati
(mendalami) Al-Qur'an?
2)
Sekiranya (Al-Qur'an) itu bukan dari
Allah.
3)
Pasti mereka menemukan banyak hal yang
bertentangan di dalamnya."
Contoh logika
Sebuah buku dibuat manusia
Bisa alami:
1)
Kesalahan fakta.
2)
Perubahan pendapat.
3)
Pertentangan antarbagian.
4)
Keliru karena terbatas pengetahuan.
a.
Ayat ini ajak manusia
b.
Periksa Al-Qur'an secara mendalam.
Perlu hati-hati:
1)
Tak ada kontradiksi.
2)
Bukan satu-satunya bukti.
3)
Kitab berasal dari Allah.
4)
Ayat ini ajak pemeriksaan dan
perenungan Al-Qur'an.
4.
Al-Qur'an membantah tuduhan dengan
bukti Sejarah
1)
Ada tuduhan
2)
Al-Qur'an dongeng orang dahulu.
QS. Al-Furqan (25:5)
وَقَالُوا أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ
اكْتَتَبَهَا فَهِيَ تُمْلَىٰ عَلَيْهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Dan mereka berkata: "Dongengan orang-orang dahulu,
dimintanya agar dituliskan, maka dibacakan dongengan itu padanya tiap pagi dan
petang".
1)
Al-Qur'an juga sebut tuduhan.
2)
Nabi diajari manusia:
QS. An-Nahl (16:103)
وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّهُمْ يَقُولُونَ
إِنَّمَا يُعَلِّمُهُ بَشَرٌ ۗ لِسَانُ الَّذِي يُلْحِدُونَ إِلَيْهِ أَعْجَمِيٌّ
وَهَٰذَا لِسَانٌ عَرَبِيٌّ مُبِينٌ
Dan sesungguhnya Kami tahu bahwa mereka berkata:
"Sesungguhnya Al Quran diajarkan
oleh seorang manusia padanya (Muhammad)". Padahal bahasa orang yang mereka
tuduhkan (bahwa) Muhammad belajar kepadanya bahasa 'Ajam, sedangkan Al Quran
dalam bahasa Arab yang terang.
Logikanya
Tuduhan harus diperiksa:
1)
Siapa yang dituduh sebagai guru Nabi?
2)
Apakah benar orang itu mengajarkan
Al-Qur'an?
3)
Apakah bukti sejarah mendukung tuduhan
itu?
4)
Apakah tuduhan itu hanya perkataan
tanpa bukti?
a.
Al-Qur'an tunjukkan
b.
Tuduhan tak cukup hanya ucapan.
5.
Al-Qur'an membantah dengan bukti dari
alam
QS. Fussilat (41:53)
"Kami akan perlihatkan pada
mereka tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri,
sehingga jelas bagi mereka Al-Qur'an itu benar."
Contoh
Manusia melihat:
1)
Langit dan bumi.
2)
Pergantian siang dan malam.
3)
Penciptaan manusia.
4)
Air hujan.
5)
Tumbuhan.
6)
Kehidupan dan kematian.
7)
Al-Qur'an ajak manusia berpikir
tentang semua itu.
Logika:
1)
Alam teratur.
2)
Jadi bahan renungan.
3)
Kekuasaan dan penciptaan Allah.
6.
Al-Qur'an bantah tuduhan dengan
bukti dari akhlak Nabi
"Dan sesungguhnya engkau
benar-benar berbudi pekerti yang luhur."
QS. Al-Qalam 68:4
"Dan tidaklah dia (Muhammad)
bicara menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tidak lain hanya wahyu yang
diwahyukan (padanya)."
QS. An-Najm 53:3–4
1)
Ayat ini jelaskan kedudukan wahyu
2)
Dalam Islam.
Logika
Dalam menilai orang.
Dapat melihat:
1)
Kejujurannya.
2)
Perbuatannya.
3)
Konsistensinya.
4)
Tujuan perkataannya.
5)
Bukti dukung ucapannya.
a.
Tapi akhlak mulia saja
b.
Tak cukup untuk bukti klaim orang.
c.
Bukti harus dilihat menyeluruh.
7.
Al-Qur'an ajarkan cara hadapi tuduhan
"Wahai orang-orang beriman! Jika
orang fasik datang padamu membawa
berita, maka teliti benarnya..."
QS. Al-Hujurat 49:6
1)
Ini berlaku untuk tuduhan.
2)
Dalam hidup sehari-hari.
Contoh
1)
Orang berkata:
"Pak guru itu korupsi."
Cara hadapi menurut Al-Qur'an:
1)
Jangan langsung percaya.
2)
Minta bukti.
3)
Periksa sumber berita.
4)
Dengarkan pihak dituduh.
5)
Tak sebar berita belum jelas.
6)
Tak menuduh tanpa dasar.
Allah berfirman:
"Wahai orang-orang beriman! Jauhi
banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa..."
QS. Al-Hujurat 49:12
Kesimpulan
Cara Al-Qur'an bantah tuduhan buatan
manusia:
1)
Menghadirkan bukti dan alasan.
2)
Mengajak manusia berpikir.
3)
Memberikan tantangan.
4)
Menunjukkan konsistensi.
5)
Menghadirkan tanda-tanda kekuasaan
Allah di alam.
6)
Menjelaskan kebenaran wahyu.
7)
Mengajarkan pemeriksaan berita dan
bukti.
Rumus
1)
Tuduhan → Periksa bukti → Gunakan akal
→ Bandingkan fakta → Ambil kesimpulan yang benar.
2)
Al-Qur'an tak ajarkan
Terima semua tuduhan begitu saja.
3)
Al-Qur'an ajarkan
Orang berpikir, teliti, dan adil.
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR
M Hatta.
2)
Tafsirq.com
3)
ChatGPT.



