JANGAN SEMPROT DIS-INFEKTAN
KE TUBUH
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

1.
Jakarta, CNN Indonesia -- Cairan disinfektan ramai digunakan menekan
jumlah mikroorganisme pandemi virus corona jenis baru (SARS-CoV-2).
2.
Penggunaan disinfektan marak disemprotkan di
jalan hingga pembuatan bilik atau chamber.
3.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Indonesia
memperingatkan publik tak menyemprotkan atau memakainya langsung ke tubuh
manusia.
4.
Beberapa kandungan larutan disinfektan justru
menyimpan risiko kesehatan.
5.
"Menyemprot bahan kimia seperti itu
dapat membahayakan jika terkena pakaian atau selaput lendir, contohnya mata dan
mulut," tulis akun resmi WHO Indonesia di Twitter WHO, Minggu (29/3).
6.
jgn menyemprot
disinfektan langsung ke badan seseorang, karena hal ini bisa membahayakan.
7.
Gunakan disinfektan
hanya pd permukaan benda-benda.
8.
Bahan kimia yang dimaksud adalah alkohol atau
klorin yang umumnya terdapat dalam kandungan bahan cairan disinfektan.
9.
Menyemprotkan disinfektan ke tubuh manusia,
menurut WHO tidak bisa membunuh virus yang sudah masuk ke dalam tubuh.
10. Alkohol
dan klorin hanya bisa digunakan disinfektan virus dan bakteri pada permukaan
benda.
11. Harus
dimanfaatkan sesuai petunjuk penggunaan yang tertera.
12. Kepala
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Laksana Tri Handoko membenarkan informasi
tersebut.
13. Ia
menyatakan, paparan berlebih cairan disinfektan berbahan alkohol maupun klorin
bisa menyebabkan iritasi pada kulit atau mata.
14. Laksana
tidak merekomendasikan cairan disinfektan disemprotkan langsung ke tubuh.
15. "Memang
sejak awal tidak tidak dianjurkan memakai chamber disinfektan berbasis bahan
kimia.
16. Chamber
dengan disinfektan itu biasanya dipasang di pintu lab dengan standar biosafety,
di mana personil yang masuk memakai baju pelindung kedap yang seperti baju
astronot," jelas dia kepada CNNIndonesia.com.
17. Peringatan
untuk tak menggunakan langsung ke tubuh ini juga berlaku untuk cairan
disinfektan kemasan semprot yang dijajakan di pasaran.
18. Mencuci
tangan dan badan menggunakan sabun langkah paling ampuh mengusir virus yang
menempel di badan.
19. Pemakaian
hand sanitizer berbasis alcohol, baru digunakan jika tidak memungkinkan mencuci
tangan atau akses air terbatas.
20. Hal
serupa juga diungkapkan Sekretaris Jenderal Akademi Ilmuwan Muda Indonesia
(ALMI) Berry Juliandi.
21. Selain
iritasi, cairan disinfektan punya dampak jangka panjang bagi kesehatan tubuh.
22. "Alkohol,
klorin dan H202 itu sebenarnya karsinogenik dalam jangka panjang jika terhirup
ke dalam pernapasan manusia.
23. Jika
terkena kulit, mata atau lapisan berlendir lainnya, maka akan dapat mengikis
lapisan itu dan malah mempermudah masuknya kuman ke dalam tubuh," kata
Berry.
24. Cairan
disinfektan dapat mengakibatkan selaput lendir pada tubuh menipis sehingga
terjadi iritasi.
25. Kuman
akan mudah memasuki area tersebut dan menimbulkan peradangan.
(Sumber: internet)
0 comments:
Post a Comment