BEDANYA PENDUKUNG DAN PENJILAT DI QURAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, MM
Perbedaan.
1)
Pendukung.
2)
Penjilat
Versi Quran dan logika
Perbedaan pendukung dan penjilat
Bisa dilihat dari
1)
Tujuan.
2)
Sikap pada kebenaran.
3)
Cara beri dukungan.
Penjelasan.
A.
Artinya PENDUKUNG
Pendukung
1)
Orang membantu seseorang atau kelompok.
2)
Karena percaya pada tujuan atau
kebaikan
3)
Yang diperjuangkan.
Pendukung
Tak harus selalu setuju.
1)
Kalau pemimpin benar → ia dukung.
Kalau pemimpinnya salah → ia ingatkan.
Prinsipnya dekat firman Allah:
1)
“Tolong-menolong kamu dalam kebajikan
dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan.”
QS. Al-Ma'idah 5:2
2)
Dukungan punya batas moral.
Contoh:
1)
“Program ini bagus, saya mendukung.”
2)
“Saya dukung Bapak, tapi keputusan ini
menurut saya perlu diperbaiki.”
3)
“Saya setuju tujuannya, tapi datanya
belum cukup.”
4)
“Saya membela orang ini ketika dia
difitnah, tapi kalau dia salah saya tetap mengingatkannya.”
5)
“Saya mendukung pemerintah ketika
kebijakannya bermanfaat, tapi mengkritik Ketika kebijakan merugikan
masyarakat.”
B.
Artinya PENJILAT
Penjilat
1)
Orang beri pujian atau dukungan
2)
Terutama untuk dapat
a.
Untung.
b.
Dekat.
c.
Jabatan.
d.
Perlindungan.
e.
Hadiah.
3)
Bukan karena benar atau baik.
Ciri penting PENJILAT:
1)
Standar benarnya berubah.
2)
Ikuti kepentingan orang berkuasa.
Misalnya:
1)
Pemimpin berkata A → “Betul sekali,
Pak!”
2)
Besok pemimpin berkata kebalikann →
“Betul sekali, Pak!”
a.
Padahal belum dianalisis.
b.
Itu beda penjilat dari pendukung.
C.
Dalam logika
Bayangkan
Guru punya murid.
1)
Pendukung:
a.
“Pak, cara ini bagus.
b.
Tapi ada kesalahan.
c.
Sebaiknya diperbaiki.”
Tujuannya:
Agar pekerjaan jadi benar.
2)
Penjilat:
a.
“Pak, semuanya sudah sempurna.
b.
Tidak ada yang salah.”
Padahal dia tahu ada kesalahan.
Tujuannya
1)
Bukan memperbaiki pekerjaan.
2)
Tapi senangkan orang punya posisi.
D.
Pendukung boleh mengkritik
1)
Ini sangat penting.
2)
Kritik tidak otomatis jadi musuh.
Contoh:
a.
“Saya dukung Anda.
b.
Tapi saya tak setuju Keputusan itu.”
3)
Ini dukungan sehat
4)
Bantu perbaiki kesalahan.
Tapi Penjilat
1)
“Saya dukung Anda.
2)
Apa pun yang Anda lakukan
3)
Pasti benar.”
5)
Ini bahaya.
Orang ditempatkan di atas kebenaran.
E.
Al-Qur'an ajarkan keadilan, bukan fanatic
“Jadilah kamu penegak keadilan karena
Allah, jadi saksi adil.”
QS. Al-Ma'idah 5:8
1)
Bahkan pada orang dibenci
2)
Kita diperintah berlaku adil.
Prinsipnya:
1)
Benar → dibenarkan.
Salah → dikoreksi.
Bukan:
2)
Orang saya → selalu benar.
3)
Orang lawan → selalu salah.
Banyak contoh
Dalam organisasi
1)
Pendukung:
a.
“Ketua sudah bekerja keras.
b.
Tapi laporan keuangan diperbaiki.”
Penjilat:
1)
“Ketua tidak mungkin salah.”
Dalam politik
1)
Pendukung:
a.
“Saya dukung programnya.
b.
Karena manfaatnya jelas.
c.
Tapi saya tetap kritik
d.
JIka merugikan.”
2)
Penjilat:
a.
“Apa pun yang dilakukan pemimpin.
b.
Pasti benar.”
Dalam agama
1)
Pendukung ulama:
a.
“Saya hormati ustaz
b.
Tapi pendapat beliau
c.
Perlu dilihat dalil dan
penjelasannya.”
2)
Penjilat:
a.
“Karena ustaz saya yang berkata.
b.
Pasti tak salah.”
Perbedaan
1)
Pendukung
a.
mengikuti kebenaran
b.
Dukung orang yang berjuang.
2)
Penjilat
a.
Mengikuti orangnya
b.
Sesuaikan kebenaran
c.
Dengan kepentingannya.
Dalam diskusi sehat.
Jangan bertanya:
“Dia mendukung siapa?”
Tetapi tanyakan:
1)
“Apa alasannya?”
2)
“Apa datanya?”
3)
“Apa dalilnya?”
4)
“Apakah dia tetap katakan benar ketika
orang didukung salah?”
Sejalan prinsip Al-Qur'an.
1)
Berkata benar dan adil.
2)
Tak sekadar bela kelompok
3)
Bela orang tertentu.
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR
M Hatta.
2)
Tafsirq.com
3)
ChatGPT.



