Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Showing posts with label PRINSIP BERGAUL DI QURAN. Show all posts
Showing posts with label PRINSIP BERGAUL DI QURAN. Show all posts

Wednesday, September 30, 2026

60255. PRINSIP BERGAUL DI QURAN

 




PRINSIP BERGAUL PERBANYAK PAHALA KURANGI DOSA

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Pedoman bergaul Al-Qur’an.

 

1)        Usahakan jadi jalan kebaikan.

2)        Bukan jalan dosa.

 

 

Apakah pedoman bergaul di Quran?

Jawaban.

 

1)        Prinsip utama: niat pergaulan untuk kebaikan

 

2)        Pedoman praktis pergaulan

 

3)        Tak membalas keburukan dengan keburukan

 

4)        Belajar memaafkan

 

5)        Berlaku adil, bahkan pada orang yang tidak disukai

 

6)        Hormati orang tua

 

7)        Berbuat baik pada tetangga

 

8)        Tak merugikan orang lain

 

9)        Tak menerima atau memberikan suap

 

10)  Tepati janji

 

11)  Jangan sombong

 

12)  Rendah hati tapi tak minder

 

13)  Berteman dengan orang yang membawa kebaikan

 

14)  Tak ikut-ikutan berbuat dosa

 

15)  Pergaulan laki-laki dan perempuan harus menjaga batas

 

16)  Pakai media sosial jadi ladang pahala

 

Penjelasan.

 

A.       Prinsip utama: niatkan pergaulan untuk kebaikan

 

 

QS. Al-Ma'idah 5:2

 

“Tolong-menolong kamu dalam kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan.”

 

Logikanya:

 

1)        Manusia tak hidup sendiri.

2)        Pergaulan jadi pengganda pahala.

3)        Tapi bisa jadi pengganda dosa.

 

 

B.       Pedoman praktis pergaulan

 

Yaitu:

 

1)        Berkata baik atau diam

2)        Tak menghina, tak merendahkan

 

3)        Tak memanggil dengan gelar  menyakitkan

4)        Tak mudah prasangka

 

5)        Tak mencari kesalahan orang

6)        Tak menggunjing

 

7)        Tak sebar berita sebelum cek benarnya

 

 

① Berkata baik atau diam

 

QS. Al-Ahzab 33:70

 

Perintahkan orang beriman

Berkata dengan ucapan benar.

 

② Jangan menghina dan merendahkan

 

QS. Al-Hujurat 49:11

Melarang merendahkan kaum lain.

 

③ Jangan memanggil dengan gelar menyakitkan

 

QS. Al-Hujurat 49:11

Melarang panggilan buruk.

 

④ Jangan mudah prasangka

 

1)        “Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa.”


QS. Al-Hujurat 49:12

 

⑤ Jangan mencari-cari kesalahan orang

 

QS. Al-Hujurat 49:12

Melarang tajassus.

Mencari kesalahan atau rahasia orang.

 

⑥ Jangan menggunjing

 

QS. Al-Hujurat 49:12

Melarang gibah.

Dilarang bicara keburukan orang.

 

⑦ Jangan menyebarkan berita sebelum memeriksa kebenarannya

 

QS. Al-Hujurat 49:6

Perintahkan tabayyun

Saat terima berita.

 

C.       Jangan membalas keburukan dengan keburukan

 

1)        “Tolaklah kejahatan dengan cara lebih baik.”


QS. Fussilat 41:34

 

 

D.       Belajar memaafkan

 

QS. Ali 'Imran 3:134

Memuji orang menahan amarah dan memaafkan manusia.

 

Tetapi memaafkan

Tak biarkan kejahatan terus terjadi.

 

E.       Berlaku adil, bahkan kepada orang yang tidak kita sukai

 

 

1)        “Jangan bencimu pada suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil.”


QS. Al-Ma'idah 5:8

 

2)        Ini prinsip pergaulan sangat tinggi.

 

F.        Hormati orang tua

 

QS. Al-Isra' 17:23

Melarang berkata “ah” pada orang tua.

Perintah ucapan mulia.

 

G.      Berbuat baik pada tetangga

 

QS. An-Nisa' 4:36

Sebut berbuat baik pada tetangga.

 

Logika:

1)        Rumah berdampingan

2)        Hubungan baik ciptakan lingkungan aman.

 

 

H.       Jangan merugikan orang lain

 

1)        Prinsip Islam sangat kuat

 

2)        Dalam masalah ini.

3)        Agar hidup social harmonis

 

I.           Jangan menerima atau berikan suap

 

1)        Al-Qur'an melarang makan harta  batil.

2)         Bawa harta pada pihak berwenang.

 

3)        Untuk dapat untung tidak benar

4)        (QS. Al-Baqarah 2:188).

 

J.        Tepati janji

 

“Penuhi janji; sesungguhnya janji akan dimintai tanggung jawab.”


QS. Al-Isra' 17:34

 

K.       Jangan sombong

 

QS. Luqman 31:18

Melarang sombong dan berjalan angkuh.

 

L.        Rendah hati tapi jangan minder

 

1)        Rendah hati ≠ merasa tidak berharga.

 

M.     Berteman dengan orang membawa kebaikan

 

QS. At-Taubah 9:119

Perintahkan orang beriman

Bersama orang yang benar.

 

Logika sederhana:

Lingkungan → kebiasaan → karakter → kehidupan.

 

 

N.       Jangan ikut berbuat dosa

 

Logika:

1)        Banyak orang melakukan sesuatu.

2)        Bukan bukti itu benar.

 

 

O.      Pergaulan laki-laki dan perempuan harus menjaga batas

 

1)        Al-Qur'an perintahkan laki-laki dan perempuan beriman

2)        Untuk jaga pandangan dan kehormatan

 

3)        (QS. An-Nur 24:30–31).

 

P.       Gunakan media sosial ladang pahala

 

1)        Pergaulan sekarang

Tak hanya bertemu langsung.

 

2)        WhatsApp, Facebook, TikTok

3)        Semua itu pergaulan.

 

Unggahan dilihat ribuan orang.

 

Posting jadi pahala:

 

1)        ilmu benar,

2)        nasihat baik,

 

3)        info bermanfaat,

4)        motivasi,

5)        bantu temukan solusi.

 

Posting bisa jadi dosa:

 

1)        fitnah,

2)        hoaks,

 

3)        penghinaan,

4)        buka aib,

 

5)        pornografi,

6)        provokasi,

 

7)        permalukan orang.

 

Logikanya:

 

1)        Mulut

Bicara pada beberapa orang.

 

2)        Media social

Bicara pada ribuan orang.

Tanggung jawab juga besar.

 

Jadikan pergaulan peluang pahala

 

Kesimpulan

 

Pedoman bergaul Qur'ani

 

1)        Jaga niat → jaga lisan → jaga pandangan → jaga kehormatan → tabayyun → jangan menghina → jangan ghibah → jangan menipu → jangan merugikan → tepati janji → berlaku adil → maafkan → tolong-menolong dalam kebaikan.

 

Dengan prinsip itu.

 

1)        Bergaul tak berdosa.

2)        Sarana perbanyak pahala.

 

Rumusnya

 

1)        Pergaulan baik = manfaat bagi orang lain + tak merugikan + cara benar + niat karena Allah.

 

Sangat penting:

1)        Tak hanya hafal aturan pergaulan Al-Qur'an.

 

2)         Latih dalam kejadian kecil sehari-hari.

 

3)        Al-Qur'an berubah dari bacaan

 

4)        Jadi pedoman hidup nyata.

 

 

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT