KENAPA
PUNYA QURAN TAPI MISKIN BODOH KONFLIK
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, MM
Kenapa
umat Islam
Sudah
punya Al-Qur’an.
Tapi masih:
1)
Bodoh.
2)
Miskin
3)
Konflik?
Jawaban.
1)
Al-Qur’an bukan masalahnya; tapi cara
manusia berinteraksi dengannya yang bisa menjadi masalah
2)
Menghafal ≠ memahami
3)
Beragama ≠ otomatis berilmu
4)
Ayat tentang “khaira ummah” adalah tugas,
bukan jaminan
5)
Ilmu agama dan ilmu dunia jangan
dipertentangkan
6)
Al-Qur'an juga memperingatkan tentang
kemunduran moral
7)
Ukuran kemajuan bukan hanya kekayaan
Penjelasan.
A.
Al-Qur’an bukan masalahnya; tapi cara
manusia berinteraksi dengannya yang bisa menjadi masalah
1)
Al-Qur’an berkali-kali
2)
Mendorong manusia
Untuk
a.
Membaca.
b.
Berpikir.
c.
Mengamati.
d.
Belajar.
e.
Ambil pelajaran.
3)
Contohnya:
“Apakah
mereka tidak memperhatikan...”
a.
Banyak ayat Quran.
b.
Pakai pertanyaan seperti ini
c.
Untuk mendorong berpikir.
4)
Jika baca Al-Qur’an
a.
Hanya untuk dapat pahala.
b.
Tapi tidak pahami pesan
c.
Tak mengubah perilaku
5)
Maka
belum capai tujuan
Yang lebih luas.
B.
Menghafal ≠ memahami
1)
Orang bisa hafal banyak ayat Quran.
2)
Tapi
belum tentu pahami:
a.
konteks ayat,
b.
tujuan ayat,
c.
hubungan antarayat,
d.
bahasa Arab,
e.
hadis yang jelaskan ayat,
f. kaidah
tafsir,
g.
penerapan dalam hidup.
Seperti
orang punya buku teknik mesin.
1)
Tapi tak pernah belajar pakai alat.
3)
Buku itu benar.
4)
Tapi kemampuan pengguna berbeda.
C.
Beragama ≠ otomatis berilmu
1)
Al-Qur’an perintahkan:
فَاسْأَلُوا
أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
“Bertanya
pada orang yang punya pengetahuan jika kamu tidak tahu.”
An-Nahl
16:43
1)
Ini bukti.
2)
Islam akui ilmu manusia terbatas.
3)
Umat butuh.
a.
Ulama.
b.
Ilmuwan.
c.
Guru.
d.
Dokter.
e.
Ekonom.
f. Ahli
teknologi.
g.
Para ahli lainnya
D.
Ayat tentang khaira ummah adalah tugas, bukan
jaminan
QS Ali
'Imran (3:110)
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ
لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ
وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ ۗ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ
ۚ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ
Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia,
menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada
Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentu lebih baik bagi mereka, di antara
mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka orang fasik.
Catatan.
1)
“Kamu umat terbaik yang dilahirkan untuk
manusia.
2)
Menyuruh kepada yang makruf.
3)
Mencegah dari yang mungkar.
4)
Dan beriman kepada Allah.”
Perhatikan
kata kerjanya:
1)
تَأْمُرُونَ — kalian menyuruh
2)
تَنْهَوْنَ — kalian mencegah
3)
تُؤْمِنُونَ — kalian beriman.
a.
Keunggulan harus dibuktikan
b.
Dengan perilaku nyata.
Bukan:
1)
“Saya Muslim → otomatis unggul.”
Tetapi:
1)
“Saya Muslim
2)
Saya harus berusaha jadi manusia unggul.
3)
Dalam iman dan amal.”
E.
Ilmu agama dan ilmu dunia jangan dipertentangkan
1)
Misalnya
Umat ingin kuat dalam
teknologi.
Maka
perlu:
1)
Iman
2)
Jujur.
3)
Pendidikan.
4)
Penelitian.
5)
Teknologi.
6)
Industri.
7)
Kesejahteraan.
Kalau
hanya berkata:
1)
“Allah akan menolong kita.”
Tapi
tak mau belajar
a.
Matematika.
b.
Sains.
c.
Teknologi.
d.
Manajemen.
e.
Keterampilan.
1)
Maka bukan tawakal yang benar.
2)
Tawakal bukan mengganti ikhtiar.
F.
Al-Qur'an juga ingatkan kemunduran moral
QS Al-Anfal
(8:53)
ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ لَمْ يَكُ
مُغَيِّرًا نِعْمَةً أَنْعَمَهَا عَلَىٰ قَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا
بِأَنْفُسِهِمْ ۙ وَأَنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
(Siksaan) yang demikian itu karena sesungguhnya Allah
sekali-kali tidak akan mengubah nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada
suatu kaum, hingga kaum itu mengubah yang ada pada diri mereka sendiri, dan
sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Catatan.
1)
“Allah tidak mengubah nikmat yang telah
diberikan-Nya pada suatu kaum sampai mereka mengubahnya.”
Pelajaran
penting:
1)
Perubahan Masyarakat
2)
Mulai dari perubahan manusia.
Kalau
ingin umat maju:
1)
perbaiki manusia → keluarga → sekolah →
budaya kerja → ekonomi → pemerintahan → masyarakat.
G.
Ukuran kemajuan bukan hanya kekayaan
1)
Orang bisa kaya, tapi korup.
2)
Orang bisa pintar, tapi sombong.
3)
Negara bisa maju teknologi.
4)
Tapi alami masalah moral.
5)
Konsep Qur'ani lebih lengkap:
a.
ilmu + iman + akhlak + keadilan + kerja
keras + manfaat bagi manusia.
Kesimpulan
Pertanyaan
untuk umat Islam sekarang.
1)
“Apakah kita baca Al-Qur'an.
2)
Hanya
kitab yang harus dibaca.
3)
Atau sudah jadi pedoman.
4)
Untuk membangun manusia
a.
Berilmu.
b.
Jujur.
c.
Disiplin.
d.
Adil.
e.
Produktif.
f. Bermanfaat?”
QS Ali
'Imran 3:110
Sangat
kuat:
1)
Khaira ummah (umat terbaik)
2)
Tak sekadar status.
3)
Tapi tanggung jawab dan pekerjaan
4)
Harus dibuktikan nyata.
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR
M Hatta.
2)
Tafsirq.com
3)
ChatGPT.

0 comments:
Post a Comment