KENAPA ORANG TAK MAU MEMAAFKAN DI
QURAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, MM
Kenapa ada orang tak mau memberi maaf
Pada kesalahan orang lain?
Jawaban.
1)
Orang kadang tak mau beri maaf.
2)
Karena merasa
a.
Terluka.
b.
Harga dirinya tersinggung.
c.
Takut disakiti lagi.
d.
Anggap memaafkan berarti membenarkan
kesalahan.
1)
Al-Qur’an ajarkan.
a.
Orang memaafkan orang lain.
b.
Tak berarti kesalahan itu benar.
2)
Tapi tak balas keburukan dengan
keburukan.
Kenapa ada orang tak mau memberi maaf
Pada kesalahan orang lain?
Jawaban.
1)
Al-Qur’an mendorong memberi maaf
2)
Mengapa manusia sulit memaafkan?
3)
Karena luka terus diingat
4)
Takut kesalahan akan diulang
5)
Karena manusia ingin membalas
6)
Memaafkan bukan tidak boleh mencari
keadilan
Penjelasan.
A.
Al-Qur’an mendorong memberi maaf
1)
Allah berfirman:
“...hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka
bahwa Allah mengampunimu?”
(QS. An-Nur 24:22)
Logikanya:
1)
Saya ingin Allah ampuni salah saya
2)
Maka saya juga belajar ampuni salah
orang lain.
3)
Bukan berarti semua kesalahan harus
dibiarkan.
Misalnya
1)
Orang mencuri uang kita.
2)
Kita boleh minta uang Kembali dan tempuh
hukum.
3)
Tapi dalam hati kita
4)
Tak rawat benci dan ingin membalas.
B.
Mengapa manusia sulit memaafkan?
Merasa harga dirinya dihancurkan.
Contoh:
1)
A dihina oleh B di depan banyak orang.
Pikiran A:
1)
“Kalau saya memaafkan, berarti saya
kalah.”
Secara logika.
1)
Memaafkan beda dengan kalah.
2)
Orang mampu kendalikan marah.
3)
Bukti kendali diri.
1)
Allah berfirman:
“...orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang
lain. Allah menyukai orang yang berbuat kebajikan.”
(QS. Ali 'Imran 3:134)
C.
Karena luka terus diingat
1)
Ada orang berkata:
a.
“Saya sudah memaafkan.
b.
Tapi saya tidak akan lupa.”
2)
Ini manusiawi.
3)
Memaafkan tak selalu melupakan
kejadian.
Contoh:
1)
Orang pernah menipu Rp10 juta.
2)
Kita memaafkannya.
3)
Tapi kita belajar:
a.
“Saya tidak membencinya.
b.
Tapi saya tidak menyerahkan uang
padanya lagi.”
Ini logis.
1)
Memaafkan ≠ percaya kembali 100%.
D.
Karena takut kesalahan diulang
1)
Misalnya
Teman berkali-kali pinjam uang dan tidak mengembalikan.
2)
Kita berkata:
a.
“Saya memaafkan kamu.
b.
Tapi sementara saya tidak meminjamkan
uang lagi.”
3)
Ini bukan dendam.
4)
Ini batas sehat.
Al-Qur'an tak ajarkan
Manusia jadi lemah.
1)
Allah berfirman:
“Balasan suatu kejahatan adalah
kejahatan setimpal, tapi barangsiapa memaafkan dan berbuat baik, pahalanya dari
Allah.”
(QS. Asy-Syura 42:40)
Perhatikan:
1)
Al-Qur'an sebut memaafkan
2)
Pilihan bernilai.
3)
Tapi tak biarkan kezaliman.
E.
Karena manusia ingin membalas
1)
Ini mudah terjadi:
a.
Dia menyakiti saya
b.
Saya ingin menyakitinya
c.
Dia membalas lagi
d.
Saya membalas lagi.
2)
Akhirnya masalah kecil
Jadi konflik besar.
Contoh keluarga:
1)
Suami berkata kasar.
2)
Istri membalas.
3)
Suami makin marah.
4)
Istri bawa kesalahan lama.
5)
Suami balas lagi.
3)
Masalah awal
4)
Mungkin hanya 1 kalimat.
5)
Tapi jadi perang bertahun-tahun.
6)
Memaafkan putus rantai itu.
F.
Memaafkan tidak berarti tidak boleh mencari
keadilan
1)
Ini penting.
2)
Misalnya
Orang berbuat kekerasan atau penipuan.
Ada 3 hal berbeda:
1)
Memaafkan
Tak rawat dendam pribadi.
2)
Keadilan
Minta hak dan tanggung jawab kesalahan.
3)
Kepercayaan
Diberikan bertahap
Setelah bukti perubahan.
Jadi:
1)
Maaf boleh diberikan.
2)
Tapi tetap waspada.
Contoh
Bayangkan
Hati kita bawa batu.
1)
Orang berbuat salah.
2)
Mungkin sudah pergi.
3)
Tapi terus diingat tiap hari.
a.
Kita marah.
b.
Kita ingat kejadian.
c.
Kita sakit hati.
d.
Kita ingin membalas.
1)
Orangnya mungkin tidur tenang.
2)
Tapi kita bawa beban tiap hari.
Memaafkan seperti berkata:
1)
“Saya tak benarkan salahmu.
2)
Tapi saya tak mau dikendalikan salahmu.”
a.
Itu salah satu manfaat logis
b.
Dalam memaafkan.
G.
Bagaimaana salah sangat berat?
1)
Al-Qur'an tak sebut.
2)
Manusia harus pura-pura tak terluka.
Boleh:
1)
menangis,
2)
kecewa,
3)
menjauh,
4)
minta keadilan,
5)
melindungi diri,
6)
melapor pihak berwenang.
a.
Tetap berusaha tak balas zalim dengan
zalim.
Qur'an:
1)
tahan amarah → maafkan → berbuat baik,
bila mampu.
Logika:
1)
dendam terus-menerus.
2)
Kita sendiri menderita.
Kebijaksanaan:
1)
Maafkan kesalahan orang.
2)
Belajar dari kesalahan itu.
Dan sangat indah.
QS. Ali 'Imran 3:134
1)
Hubungkan menahan marah + memaafkan +
berbuat baik.
Tujuan memaafkan
1)
Tak sekadar “melupakan masalah”.
2)
Tapi bentuk manusia mampu kendalikan
diri
3)
Ketika disakiti.
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT
0 comments:
Post a Comment