Tuesday, September 29, 2026

60237. KENAPA AIR LAUT TAK KERING





KENAPA AIR LAUT TAK KERING MASUK DALAM TANAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

Kenapa air laut tak kering

Masuk dalam tanah?

 

Jawaban

 

1)        Logika/sains

2)        Petunjuk Al-Qur’an.

 

Keduanya tidak perlu dipertentangkan.

 

 

A.        Secara logika dan sains

 

1)        Air laut terus bergerak masuk ke dalam tanah

 

2)        Juga menguap.

3)        Tapi tak berarti seluruh air laut hilang.

 

Siklusnya kira-kira begini:

 

1)        Laut → menguap → jadi awan → hujan → sungai/air tanah → kembali ke laut.

 

2)        Air di bumi seperti berputar.

3)        Tak dipakai sekali lalu hilang.

 

Contohnya:

 

1)        Matahari memanaskan laut.

 

2)        Sebagian air laut berubah jadi uap air.

 

3)        Uap naik dan membentuk awan.

 

4)        Hujan turun di daratan.

 

5)        Air mengalir melalui sungai dan bawah tanah.

 

6)        Akhirnya banyak air kembali ke laut.

 

1)        Air laut meresap ke dasar laut dan batuan.

 

2)        Tapi ada batas kemampuan tanah/batuan menyimpan dan mengalirkan air.

 

3)        Air terus bergerak dalam sistem hidrologi.

 

B.       Dalam Al-Qur'an

 

1)        Al-Qur'an tak sebut istilah modern

2)        Seperti “siklus hidrologi”.

3)        Tapi banyak ayat

4)        Arahkan manusia.

 

5)        Untuk memperhatikan

 

a.        Air yang diturunkan.

b.        Disimpan di bumi.

c.        Lalu dialirkan.

 

QS. Al-Mukminun (23:18)

 

وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً بِقَدَرٍ فَأَسْكَنَّاهُ فِي الْأَرْضِ ۖ وَإِنَّا عَلَىٰ ذَهَابٍ بِهِ لَقَادِرُونَ

 

Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya.

 

Catatan

 

 

 

 

1)        “Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran, lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sungguh Kami berkuasa melenyapkannya.”

 

 

Ayat ini menarik

 

1)         Menyebut air “menetap di bumi”.

2)        Sekaligus ingatkan

3)        Allah mampu menghilangkannya.

 

QS. Az-Zumar (39:21)

 

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَسَلَكَهُ يَنَابِيعَ فِي الْأَرْضِ ثُمَّ يُخْرِجُ بِهِ زَرْعًا مُخْتَلِفًا أَلْوَانُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَجْعَلُهُ حُطَامًا ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَذِكْرَىٰ لِأُولِي الْأَلْبَابِ 

 

Apakah kamu tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu menjadi kering lalu kamu melihatnya kekuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian  benar-benar ada pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.

 

Catatan.

 

1)        Allah jelaskan air diturunkan dari langit.

2)        Dialirkan sebagai sumber air di bumi.

3)        Tumbuh berbagai tanaman.

 

a.        Al-Qur'an ajak manusia melihat

b.        Air punya sistem teratur.

 

c.        Tak muncul kebetulan

d.        Tanpa aturan.

 

C.       Mengapa air laut tidak meresap semuanya ke tanah?

 

Bayangkan spons.

 

1)        Kita tuang air ke spons:

 

a.        air masuk → sebagian tersimpan → sebagian mengalir keluar.

 

2)        Tanah dan batuan juga demikian.

 

3)        Ada yang dapat ditembus air (permeabel)

 

4)        Ada yang sangat sulit ditembus (kedap air).

 

5)        Di bawah tanah ada lapisan batuan.

 

6)        Air dapat terkumpul sebagai air tanah.

 

7)        Tapi tak semua terus turun

 

8)        Sampai hilang dalam bumi.

 

 

D.       Contoh di rumah

 

1)        Bayangkan

Ember berisi air diberi lubang kecil.

 

2)        Air keluar dari lubang.

3)        Tapi jika terus-menerus ada air

 

4)        Yang masuk kembali

5)        Dengan jumlah seimbang.

6)        Maka ember tak langsung kosong.

 

a.        Laut jauh lebih besar

b.        Punyai sistem sangat kompleks:

 

1)        penguapan + hujan + sungai + air tanah + es/gletser + atmosfer = siklus air.

 

2)        Maka laut tidak seperti air yang kita tuangkan ke tanah lalu “hilang”.

 

E.       Pelajaran Al-Qur'an

 

1)        Yang menarik

 

2)        Tak hanya pertanyaan

 “Mengapa air laut tidak habis?”

 

Tapi juga:

 

1)        Mengapa bumi punya sistem air

 

2)        Memungkinkan kehidupan berlangsung terus?

 

Tanpa air yang berputar:

 

 

1)        sungai akan berhenti,

2)        tanaman sulit hidup,

 

3)        air tanah tidak terisi,

4)        manusia dan hewan sulit dapat air.

 

Secara sederhana:

 

1)        Sains

 

Jelaskan mekanismenya: siklus air.

 

2)        Al-Qur'an

 

Ajak manusia merenungkan keteraturan dan ketergantungan kehidupan pada air.

 

3)        Keduanya bisa berjalan bersama:

 

a.        Sains menjawab “bagaimana prosesnya”.

 

b.        Al-Qur'an arahkan manusia ambil pelajaran dari proses itu.

 

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT

 

Bottom of Form

 

 

Bottom of Form

 


0 comments:

Post a Comment