ISI
BARZANJI DIBACA SAAT MAULID NABI
Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.
Berzanji (Barzanji)
adalah suatu doa,
puji-pujian.
Dan riwayat Nabi Muhammad saw.
Yang dilafalkan dengan
suatu irama.
Atau nada yang biasa
dilantunkan, pada:
1. Saat kelahiran (akikah).
2. Khitanan.
3. Pernikahan.
Isi Berzanji bertutur tentang
kehidupan Nabi Muhammad.
Disebutkan berturut-turut.
Yaitu silsilah keturunannya.
Masa kanak-kanak.
Remaja.
Pemuda.
Hingga diangkat menjadi rasul.
Di dalamnya juga mengisahkan
sifat-sifat mulia.
Yang dimiliki Nabi Muhammad SAW.
Serta berbagai peristiwa.
Untuk dijadikan teladan umat
manusia.
Nama "Berzanji"
diambil dari nama pengarangnya.
Yaitu Syekh Jakfar al-Barzanji bin Hasan bin Abdul Karim.
Lahir di Madinah tahun
1690 Masehi.
Dan wafat tahun 1766
Masehi.
Barzanji berasal dari nama tempat
di Kurdistan, Barzinj.
Karya itu berjudul 'Iqd al-Jawahir .
Artinya kalung permata.
Disusun untuk meningkatkan
kecintaan kepada Nabi Muhammad saw.
Meskipun lebih terkenal dengan
nama penulisnya.
Pembacaan Berzanji.
Pada umumnya dilakukan dalam berbagai kesempatan.
Sebagai pengharapan.
Untuk mencapai sesuatu yang lebih baik.
Misalnya saat kelahiran bayi.
Mencukur rambut bayi (akikah).
Acara khitanan.
Pernikahan.
Dan lainnya.
Di masjid perkampungan.
Biasanya orang-orang duduk
bersimpuh melingkar.
Seseorang membacakan Berzanji.
Yang pada bagian tertentu.
Disahuti oleh jemaah lainnya bersamaan.
Di tengah lingkaran ada nasi tumpeng.
Dan makanan kecil lainnya.
Yang dibuat warga.
Ada adat sebagian masyarakat.
Pembacaan Berzanji.
Juga dilakukan bersamaan.
Dengan dipindah-pindahkannya.
Bayi yang baru dicukur.
Melingkar
dalam
lingkaran.
Baju atau kain orang-orang.
Yang sudah memegang bayi.
Diberi semprotan tetesan minyak wangi.
Atau olesan bedak.
Pada saat ini.
Perayaan maulid dengan Berzanji sudah
berkurang.
Dan umumnya lebih terfokus di
pesantren Nahdlatul Ulama.
Dan kelompok Sufi.
Buku Berzanji mudah didapat.
Bahkan sekarang banyak beredar
dengan terjemahannya.
(Sumber Wikipedia)
0 comments:
Post a Comment