SUKA SOUND HOREG PADAHAL MERUSAK
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, MM
A.
Artinya SOUND HOREG
Sound horeg
1)
Sistem pengeras suara berdaya besar.
2)
Dengan suara sangat keras.
3)
Terutama bass yang kuat
4)
Menghasilkan getaran.
Kata “horeg”.
Istilah warga Jawa Timur.
Gambarkan sesuatu bergemuruh,
bergetar, atau sangat keras.
1)
Sound = pengeras suara
2)
Horeg = bergemuruh/bergetar sangat
keras
3)
Sound horeg
Pengeras suara berdaya besar menghasilkan suara dan bass sangat kuat.
Perlu dibedakan:
Sound horeg sebagai teknologi
1)
Tak otomatis baik atau buruk
2)
Yang jadi soal.
a.
Volume.
b.
Waktu.
c.
Tempat.
d.
Apakah mengganggu
e.
Apakah merugikan orang lain.
B.
Kenapa suka suka sound horeg
Padahal mengganggu dan merusak?.
Jawaban.
1)
Orang bisa suka sound horeg.
2)
Meskipun bagi orang lain.
3)
Terasa mengganggu atau merusak.
4)
Sebab penilaian suara tak sama.
Dalam logika dan Al-Qur'an.
Beberapa sebab:
Yaitu:
1)
Sensasi suara keras
2)
Pengaruh kelompok
3)
Merasa bangga atau menunjukkan
kemampuan
4)
Otak menyukai rangsangan
5)
Kurang menimbang hak orang lain
Penjelasan.
1.
Sensasi suara keras
1)
Bass sangat kuat
2)
Timbulkan getaran pada tubuh.
3)
Bagi sebagian orang.
4)
Terasa seperti
a.
Energi.
b.
Gembira.
c.
Hiburan.
2.
Pengaruh kelompok
1)
Jika teman atau lingkungan suka.
2)
Maka orang mudah ikut menikmati.
3)
Disebut konformitas sosial:
4)
Manusia cenderung ikuti kelompoknya.
3.
Merasa bangga atau menunjukkan
kemampuan
1)
Sound besar dan mahal
2)
Jadi simbol status, kemampuan ekonomi,
atau kebanggaan kelompok.
3)
Masalahnya muncul
4)
Jika kebanggaan membuat orang tidak
peduli orang lain.
4.
Otak menyukai rangsangan
1)
Musik, irama, cahaya, kerumunan, dan
bass kuat.
2)
Rangsangan menyenangkan bagi sebagian
orang.
3)
Mereka tak selalu berpikir,
“Apakah orang di sekitar saya
terganggu?”
5.
Kurang mempertimbangkan hak orang lain
1)
Jadi masalah akhlak.
2)
Suka musik tak otomatis salah.
3)
Yang perlu dilihat
a.
Cara menikmatinya
b.
Dampaknya.
Dalam Al-Qur'an
1)
Allah berfirman:
“Dan jangan kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (Allah)
memperbaikinya.”
QS. Al-A'raf 7:56
“Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang berbuat kerusakan.”
QS. Al-Baqarah 2:205
Logikanya
1)
Hiburan
Boleh dicari.
2)
Hiburan
Tak boleh merugikan orang lain.
Misalnya
1)
Suara keras Lokasi tertentu.
Tak ganggu lingkungan.
Masalahnya beda.
1)
Suara sangat keras
2)
Dalam permukiman
3)
Pada waktu orang
a.
Tidur.
b.
Belajar.
c.
Bekerja.
d.
Sakit.
e.
Bayi tidur.
f. Orang beribadah.
1)
Pertanyaan lebih tepat
2)
Bukan “Suka atau tidak pada sound
horeg?”,
Tapi:
1)
“Apakah kesenangan saya
2)
Mengorbankan ketenangan orang lain?”
Dalam Islam.
1)
Kebebasan pribadi.
2)
Dibatasi jika ganggu hak orang lain.
a.
Itu prinsip sangat penting
b.
Dalam hidup masyarakat.
QURAN DAN SOUND HOREG
1)
Al-Qur'an tak sebut “sound horeg”.
2)
Al-Qur'an beri prinsip
3)
Untuk menilainya.
Penjelasan.
1.
Jangan mengganggu orang lain
1)
Allah berfirman:
“Jangan berbuat kerusakan di bumi setelah Allah memperbaikinya.”
QS. Al-A'raf 7:56
2)
Kalau sound sangat keras
3)
Mengganggu tidur, bayi, orang sakit,
orang tua, belajar, bekerja, atau ibadah.
4)
Masalahnya tak sekadar music.
5)
Tapi dampaknya pada orang lain.
2.
Jangan berlebihan
1)
Allah berfirman:
“Makan dan minum, tapi jangan berlebihan.”
QS. Al-A'raf 7:31
2)
Ayat ini bahas makan dan minum.
a.
Prinsip tidak berlebihan
b.
Jadi pelajaran umum.
Logikanya:
1)
Suara
Ada manfaatnya.
2)
Suara terlalu keras
Manfaat hiburan bisa jadi gangguan.
3)
Diperhatikan ukuran dan dampaknya.
3.
Jangan melakukan sesuatu karena senang
tapi melupakan orang lain
1)
Allah berfirman:
“Dan tolong-menolong kamu dalam kebajikan dan takwa, dan jangan
tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan.”
QS. Al-Ma'idah 5:2
2)
Hiburan senang Bersama.
3)
Tak merugikan orang lain.
4)
Tak timbul konflik, kerusakan, atau
gangguan.
4.
Jangan sombong dan membuat kerusakan
1)
Allah berfirman:
“Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang berbuat kerusakan.”
QS. Al-Qashash 28:77
2)
Misalnya orang berkata:
a.
“Saya suka suara keras.
b.
Terserah tetangga terganggu atau
tidak.”
3)
Masalahnya bukan selera musik.
4)
Tapi soal peduli hak orang lain.
5.
Al-Qur'an ajarkan keseimbangan
Prinsipnya.
1)
Hiburan boleh
Tapi jangan merugikan.
2)
Bersenang-senang boleh
Tapi jangan berlebihan.
3)
Pakai teknologi boleh
Tapi jangan mengganggu.
4)
Kebebasan boleh
Tetap hormati hak orang lain.
a.
Tak tepat semua sound horeg haram.
b.
Hanya karena keras.
Yang perlu dinilai
Yaitu:
1)
Isi.
2)
Cara.
3)
Tingkat suara.
4)
Waktu.
5)
Tempat.
6)
Dampak pada manusia dan lingkungan.
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT



